Ditreskrimum Polda Metro dan Polres Jajaran Buka Hotline Pengaduan Kejahatan Jelang Ramadhan di Masa Covid-19

HEADLINE UMUM

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Jajaran membuka nomor telepon hotline pengaduan masyarakat yang menjadi korban kejahatan atau merasa terancam akan menjadi korban kejahatan selama masa pandemi Covid-19 atau wabah virus corona.

Dengan pengaduan lewat nomor hotline ini, tim khusus anti begal dan preman Polda Metro Jaya yang dibentuk untuk mengantisipasi kejahatan di masa wabah corona, akan langsung bertindak cepat turun ke lapangan.

Hal itu dikatakan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto, Rabu (22/4/2020).

“Kami buka nomor hotline pengadian sampai polres jajaran ini untuk mengantisipasi pelaku kejahatan yang memanfaatkan situasi wabah corona dalam beraksi,” kata Suyudi.

Ia berharap masyarakat tidak ragu dan segan menghubungi nomor hotline yang disiapkan, jika mengetahui tindak kejahatan atau bahkan menjadi korban.

Nomor Hotline Pengaduan itu kata Suyudi adalah:

  1. Piket Subdit Resmob Polda Metro di nomor: +6281397744333
  2. Piket Subdit Jatanras Polda Metro, No. : +6282299911996

3.Piket Subdit Ranmor Polda Metro, Nomor: +6285894276231*

4.Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Nomor: +6281383937871

  1. Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, No: +628118569696
  2. Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, No: +6281280800666
  3. Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Nomor: +6281211121044, dan +6281283456772
  4. Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Nomor: +6281383429190
  5. Sat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Nomor +6282110905934
  6. Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, No : +6282291191109
  7. Sat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Nomor: +62895355333333
  8. Sat Reskrim Polres Metro Depok, No. : +6281319742940
  9. Sat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Nomor: +6282249492006
  10. Sat Reskrim Polres Metro Bekasi Kab, Nomor: +628118088299
  11. Sat Reskrim Polres Kepulauan Seribu, Nomor: +6281292998467
  12. Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan, Nomor: +6285282801010

Sebelumnya Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan pihaknya bersama polres jajaran di wilayah hukum Polda Metro Jaya tidak akan segan-segan melakukan tembak di tempat ke para pelaku pencurian dan perampokan yang beraksi di saat wabah virua corona atau saat pandemi Covid-19 kali ini.

“Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan seluruh polres jajaran tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku curat (pencurian dengan pemberatan-Red) dan curas (pencurian dan kekerasan-Red) yang beraksi memanfaatkan situasi wabah virus corona,” kata Suyudi.

Hal itu katanya juga akan dilakukan ke pelaku kejahatan jalanan lainnya yang memanfaatkan situasi wabah virus corona ini untuk beraksi.

Dengan begitu katanya diharapkan menekan tingkat kriminalitas di tengah upaya pihaknya bersama warga menekan penyebaran virus corona.

“Kami sudah lakukan pemetaan jaringan pelaku curat dan curas di wilayah hukum Polda Metro. Tim Tekab dan tim tindak akan membongkar jaringan ini dan siap melakukan tindakan tegas dan terukur kepada mereka,” katanya.

Karenanya ia mengingatkan agar jaringan pelaku curat dan curas tidak mencoba-coba beraksi, jika tidak ingin ditindak tegas polisi.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan bahwa Polda Metro Jaya telah membentuk tim khusus untuk memetakan dan mengantisipasi aksi kejahatan jalanan di masa wabah virus corona atau Covid-19 ini.

“Untuk menindaklanjuti sesuai TR Kapolri, maka Kapolda Metro Jaya sudah memerintahkan semua wilayah polres jajaran memetakan kejahatan di masa pandemi Covid-19 ini, dengan membentuk tim khusus,” kata Yusri.

Tim khusus ini katanya dibawah kendali Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto, dengan melibatkan semua polres dan polsek di bawah wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Tim sudah memetakan wilayah rentan kejahatan di seluruh Jakarta dan sekitarnya. Apa yang dipetakan? Yakni data informasinya, lalu riwayat kejahatan, waktu kejadian, dan modusnya,” kata Yusri.

Dari hasil pemetaan itu kata dia dilakukan pengamatan dan penjagaan di lokaso rentan dan rawan kejahatan.

“Tim khusus juga termasuk patroli di tempat dan rawan kejahatan serta tindak kejahatan dominan yang terjadi sekarang ini di masa pandemi virus corona,” kata Yusri.

“Patroli skala besar intensif kita lakukan ke tempat-tempat yang biasa terjadi kejahatan, khususnya curat,” tambah Yusri..(np)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *