Kasus Penjualan Lahan Negara di Serang Jalan di Tempat

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Kejaksaan Agung hingga kini belum melangkah untuk mengusut Mantan Camat Serang Syafrudin terkait kasus penjualan lahan milik negara,  di Serang.

“Kita tengah menunggu laporan dari Kejari (Kejaksaan Negeri) Serang yang sempat menanganinya melalui Kejati (Kejaksaan Tinggi)  Banten,” kata Kapuspenkum Hari Setiyono,  di Jakarta,  Selasa (28/4).

Namun demikian, Hari yang juga Mantan Kasubdit Korupsi dan TPPU era Jampidsus Widyo Pramono belum dapat memberikan kepastian tentang langkah berikutnya. 

“Iya masih koordinasi.  Apalagi itu menyangkut Kepala Daerah, ” ujarnya diplomatis. 

Syafrudin, Mantan Camat Serang, kini adalah  Walikota Serang, Banten setelah meraih suara terbanyak dalam Pilkada Serentak.

LSM BANTEN

Hari menjelaskan langkah tersebut baru dapat  dilakukan, setelah dirimya dan Kasubdit Penyidikan (Korupsi dan TPPU) Nurcahyo menerima penyampaian aspirasi dari pendemo LSM Banten, belum lama ini.  

Aspirasi yang disampaikan adalah tentang kasus penjualan lahan negara,  di Serang oleh mantan Camat Serang S (kin, Walikota).

“(Kepada perwakilan Demo)  disampaikan bahwa aspirasi mereka akan dipelajari oleh Pidsus (Gedung Bundar,  Kejagung), ” ungkap Hari.

KAJATI BANTEN

Sebelum ini,  Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi) Banten Rudi Prabowo yang sempat dikonfirmasi nasib perkara itu, Senin (13/4) mengatakan sudah dibil-alih Kejagung. 

“Kalau gak salah ada realese dari Kapuspenkum,  masalah tersebut sudah diambil-alih Kejagung,” akunya. 

Sementara,  Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri)  Serang Azhari  tidak mengangkat telpon saat berulang dikonfirmasi. Pertanyan yang disampaikan melalui WhatsAap tidak dijawab. 

Terakhir, Azhari ditemui di Gedung Bundar setahun lalu usai Ekspose perkara sejenis.  Kepada JakartaNews,  Radio Elsinta,  Bisnis. Com dikatakan pihaknya segera tuntaskan dan akan Ekspose (Gelar Perkara) di Kejati Banten. 

PINTU MASUK

Penyelidikan dugaan keterlibatan Mantan Camat Serang merupakan tindak lanjut dari putusan terdakwa dalam perkara yang sama atas nama Lurah Serang M. Faizal Hafiz,  Rabu (11/10/2017).

Dalam putusan Pengadilan Tipikor Serang, disebutkan pidana korupsi dilakukan bersama-sama Mantan Camat Serang Syafrudin dan Tb Syarief Mulya. Nomor Perkara : 17/Pid.Sud-TPK/2017/ PN Srg.

Sebaliknya,  Tb Syarief Mulya (Penjual Tanah) dijadikan tersangka oleh Kejari Serang dan telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan yang sama.  Nomor perkara: 13/Pid.Sus-TPK/2018/PN Srg.  

Kasus ini terkait penjualan lahan negara seluas 8. 200 M2, di Kampung Balok Bali, Serang. September 2013. Dugaan kerugian negara sekitar Rp12 milir. (Ahi)

Leave a Reply