Pantauan Satgas Pangan Polri, Tak Ada Penimbunan Bakan Pokok

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA:Mabes Polri mengatakan jika Satgas Pangan masih terus melakukan pemantauan terkait ketersediaan stok dan harga bahan pokok selama masa pandemi virus corona dan bulan Ramadan 1441 Hijriah.
Dari hasil pemantauan ada beberapa item bahan pokok yang mengalami penurunan harga namun ada juga yang naik meski tidak signfikan. Mabes Polri menegaskan bahwa tidak terjadi penimbunan.

“Tidak ada penimbunan. Satgas Pangan terus bekerja dan berkomunikasi dengan para pihak untuk tidak menimbun. Gula misalnya saat ini ada 250 ribu ton gula rafinasi yang diproses ke gula kristal dan tiga BUMN sedang melakukan impor,” kata Asep.

Sementara, melalui saluran media sosial milik Polri, Asep memberi penjelasan lanjutan terkait ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga. Beberapa komoditi bahan pokok yang mengalami penurunan harga itu adalah beras, telur, bawang putih, dan gula pasir.
Sementara harga daging ayam tidak merata. Harga ayam hidup di tingkat peternak turun dari harga biasanya sementara harga daging ayam di pasar naik.

“Saat ini seluruh unsur yang terlibat dalam Satgas Pangan terus melakukan pemantauan di pasar dengan harapan mekanisme di pasar dapat terkendali dengan baik,” tambah Asep.
Seperti diberitakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya memaparkan stok sejumlah komoditas pangan domestik mengalami defisit di puluhan provinsi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Jokowi meminta jajaran menteri untuk terus memastikan ketersediaan stok. Adapun stok pangan yang disebut Jokowi mengalami defisit itu antara lain adalah beras, jagung, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, gula, telur ayam, dan gula. (Nugroho/np)

Leave a Reply