Poldasu Tetapkan Rektor UINSU Tersangka Korupsi

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu akhirnya menetapkan Rektor UINSU (UNiversitas Islam Negeri Sumatera Utara), Prof Dr.Saiurahman MA sebagai tersangka terkait kasus korupsi pembangunan gedung perkuliahan terpadu di UINSU.

Selain Rektor, penyidik juga menetapkan dua tersangka lainnya yakni Drs. SS, M.A, ASN /selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan J S, SE selaku Direktur PT. Multi Karya Bisnis Perkasa (PT.MKB).

Pembangunan gedung perkuliahan terpadu UINSU TA 2018 dengan pagu Rp. 44.973.352.460,93, yang dikerjakan PT.MKBP, diduga mangkrak tidak selesai sampai saat ini padahal pembayaran sudah 100 persen dilakukan.

Kabid Humas Poldasu Kombes Tatan Dirsan Atmaja, ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (1/9) menjelaskan, berawal pada Juli 2017, Rektor UINSU Medan Prof. Dr. Saidurahman ,M.Ag., memerintahkan Kabag Perencanaan dan Keuangan untuk membuat Proposal Pengajuan Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu di UINSU Medan kepada Kementerian Agama RI dengan surat Rektor UIN Sumatera Utara Nomor : B.305 / Un.11.R2 / B.II.b / KS.02 / 07 / 2017, tanggal 4 Juli 2017, dengan jumlah anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp. 49.999.514.721,00, yang kemudian disetujui oleh Kementerian Agara RI sebesar Rp. 50.000.000.000,00.

“Sampai sekarang kondisi bangunan gedung kuliah terpadu UINSU Medan yang dikerjakan oleh PT. MBP tidak selesai dan tidak dapat digunakan sebagaimana fungsinya namun negara telah membayarkan 100% dalam pembangunan gedung tersebut,” jelas Tatan.

Juru bicara Poldasu itu menjelaskan, penetapan 3 tersangka Berdasarkan hasil audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara oleh BPKP Perwakilan Sumatera Utara Nomor Nomor : R-64 / PW02 / 5.1 / 2020, tanggal 14 Agustus 2020, sebesar Rp. 10.350.091.337,98

Dalam kasus itu, sambung juru bicara Poldasu itu, disita barang bukti antara lain, kontrak dan dokumen pelaksanaan kegiatan pembangunan gedung kuliah terpadu UINSU Medan TA. 2018, Dokumen – dokumen pelaksanaan pencairan anggaran, Laporan hasil pemeriksaan audit fisik oleh team ahli dari ITS Surabaya dan LHP PKKN BPKP Perwakilan Sumut.(jos).

Leave a Reply