Polres Jakpus Tangkap Pembobol Apotek di Senen, 3 Buron

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA:Kedua pelaku pembobol Apotek Titik Murni di Jalan Kramat, Senen, Jakarta Pusat merupakan komplotan pencuri yang sudah beberapa kali melakukan aksi yang sama. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Heru Novianto, Selasa 8 September 2020.

Menurutnya, kedua pelaku adalah M (43) dan YRS (60). Pada saat kejadian, apotek tersebut dalam keadaan kosong karena itu aksi pencurian tersebut berlangsung pada Minggu dini hari, 6 September 2020. Waktu pelaksanaan aksi pencurian tersebut juga dilakukan pada sekitar pukul 03.00 WIB hingga 04.00 WIB. Kedua pelaku mencongkel gembok pintu dan berhasil masuk ke dalam apotek.

“Sekitar pukul 03.00 WIB mereka main dan pada pukul 04.00 WIB langsung ditangkap oleh personel kepolisian dari Polsek Metro Senen. Mereka membawa linggis untuk membongkar gembok dan pintu,” kata Heru.

Namun, lanjut Heru, dalam aksi tersebut para pelaku tidak mendapatkan barang berharga dan uang. Akhirnya, para pelaku mengambil hard drive CCTV untuk menghilangkan bukti.

“Selain itu, mereka juga mencongkel mesin kasir hingga rusak. Akan tetapi, tidak ada untuk yang disimpan dalam mesin kasir tersebut. Jadi mereka gagal mencuri, kemudian langsung ditangkap. Penangkapan ini juga dilakukan berkat bantuan warga,” lanjutnya.

Berdasarkan keterangan para pelaku, aksi yang sama ini sudah beberapa kali dilakukan. Juga, keduanya sudah 2 kali ditahan karena perbuatan yang sama.

Tersangka M sudah pernah melakukan aksi yang sama di Lampung, Sumatera Selatan, pada tahun 2014. Sedangkan tersangka YRS pernah melakukan aksi yang sama juga di Jakarta Selatan, pada tahun 2018.

“Jadi mereka berdua ini pernah ditahan dengan kasus yang sama. Satunya di Lampung dan satunya lagi di Jakarta Selatan. Saat bertemu di Jakarta, kemungkinan mereka berkomplot dan melakukan aksi yang sama. Keduanya juga pernah ditahan karena aksi yang sama. Bahkan, tersangka M ini pernah ditembak di kaki pada saat melarikan diri dari pengejaran akibat ulahnya yang pertama,” jelas Heru.

Saat ini, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dituntut dengan pasal 53 ayat 1, junto pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana kurungan penjara lebih dari 7 tahun.

Sementara itu, 3 pelaku lainnya yang berhasil meloloskan diri masih dalam proses pengerjaan. Ketiga pelaku ini masih dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Metro Jakarta Pusat. (Nugroho)

Leave a Reply