Kembali, Polda Metro Jadwalkan Periksa Hadi Pranoto Pekan Depan

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kembali menjadwalkan memeriksa kembali Hadi Pranoto, pria yang mengklaim menemukan obat herbal untuk Covid-19, dalam kasus dugaan berita bohong, pekan depan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan Hadi Pranoto dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan pada Rabu (23/9/2020) atau Kamis (24/9/2020), sesuai hasil kordinasi dengan tim kuasa hukum Hadi Pranoto.

Sebelumnya selaku terlapor, Hadi Pranoto sempat menjalani pemeriksaan penyidik pada Selasa (8/9/2020). “Tapi waktu itu dia minta ditunda, setelah menjawab 48 pertanyaan, padahal belum selesai. Alasannya sakit. Jadi nanti kami minta pemeriksaan diselesaikan,” kata Yusri, di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/9/2020).

Menurut Yusri pertanyaan yang dijawab Hadi Pranoto dalam pemeriksaan pertama Selasa lalu, baru setengahnya. “Karena yang kemarin baru setengahnya, maka pekan depan dilanjutkan. Harapan kita saudara HP kooperatif, karena kemarin sudah dilakukan pemeriksaan, dan.dia minta ditunda karena sakit,” ujarnya.

Sebelumnya Hadi memenuhi panggilan penyidik dan menjalani pemeriksaan, Selasa (8/9/2020).

Penyidik mencecarnya dengan 48 pertanyaan. Hadi menjalani pemeriksaan sejak pukul 13.45 sampai pukul 17.00. Ia hadir dan menemui penyidik setelah diultimatum akan dijemput paksa.

Kuasa Hukum Hadi Pranoto, Tonin Singarimbun, mengatakan tidak dapat membuka isi pertanyaan yang dilontarkan penyidik ke kliennya dalam 48 pertanyaan itu. “Kalau isinya tidak boleh dibuka dulu,” kata dia.

Namun secara garis besar katanya pertanyan adalah seputar konten video yang diunggah dalam kanal YouTube milik Anji

“Semua yang di video itu, yang 30 menit, ditanya semuanya. DI mana videonya dibuat, wawancaranya bagaimana dan seterusnya,” kata Tonin.

Seperti diketahui Anji dan Hadi Pranoto dilaporkan Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid, atas dugaan penyebaran berita bohong ke Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

Hal itu terkait video Anji saat mewancarai Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan obat untuk Covid-19 dan diupload di akun YouTube Anji.

Laporan tercatat dengan nomor LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, tanggal 3 Agustus 2020

Adapun pasal yang dipersangkakan adalah Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo Pasal 45a Undang-Undang RI Nomor 19 tahun 2016 dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dalam kasus ini polisi sudah memeriksa Anji dan beberapa saksi ahli. Dari gelar perkara, penyidik menaikan status kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan.(amin)

Leave a Reply