Kejagung Cegah Rahmat, Orang Dekat Joko S.Tjandra

PORTALKRIMINALID – JAKARTA: Diam – diam,  Kejaksaan Agung telah mencegah ke luar negeri terhadap Rahmat,  yang dikenal sebagai orang dekat (Inner circle)  Joko S. Tjandra. 

Dengan demikian Rahmat berpotensi untuk dijadikan tersangka,  menyusul Pinangki Sirna Malasari (PRM),  Andi Irfan Jaya (AIJ)  dan Joko S. Tjandra (JST). 

“Sejak Senin (10/9) lalu,  telah diajukan ke Ditjen Imigrasi (melalui Jaksa Agung Muda Intelijen, Red),  ” ungkap Direktur Penyidikan pada Jampidsus Febrie Adriansyah, di Gedung Bundar,  Kejaksaan Agung, Rabu (16/9) malam. 

Sesuai UU Keimigrasian No. 6/2011 Cegah ke luar negeri berlaku 6 bulan dapat diperpanjang 6 bulan berikutnya. 

Menurut Febrie, pencegahan terhadap Rahmat,  karena dia saksi penting dalam perkara Gratifikasi, baik untuk tersangka PRM,  AIJ  dan JST. 

“Selain orang dekat JST. Bersangkutan juga yang memperkenalkan Jaksa PRM kepada JST, ” ungkap Febrie. 

Hanya tidak dijelaskan,  bagaimana Rahmat kenal Pinangki,  dalam kapasitas PRM sebagai jaksa dan atau pihak yang dikenal lama bisa mengatur perkara?, Fokus perkara,  adalah pengurusan Permohonan Fatwa MA,  agar Joko tidak ditangkap selama menghadiri sidang PK (Peninjauan Kembali),  di Pengadilan Negeri (PN)  Jakarta Selatan. 

Pencegahan Rahmat dilakukan,  Senin (10/9) atau sehari sebelum PRM ditangkap di kediamannya,  diperiksa,  ditetapkan tersangka dan ditahan, di Rutan Pondok Bambu,  Jakarta Timur. 

Demi keamanan, penahanan PRM dipindahkan ke Rutan Salemba Cabang Rutan Kejagung. 

DILIMPAHKAN

Untuk jelasnya,  Febrie menghadiri pembacaan Dakwaan Jaksa PRM, di Pengadilan Tipikor Jakarta. 

“Besok (Kamis), berkas perkara PRM dilimpahkan ke Pengadikan Tipikor Jakarta. Hari ini surat dakwaan sudah selesai disusun, ” beritahu Febrie. 

Berkas perkara PRM dilimpahkan tahap dua,  berupa tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat,  Selasa (15/9) sore. 

Dia mengingatkan pihaknya akan menindak lanjuti fakta-fakta hukum,  jika ditemukan dalam persidangan terdakwa PRM .

“Kita lihat di persidangan. Apa yang menjadi rahasia antara PRM,  AIJ dan JST. Siapa yang terlibat akan kita telusuri, ” tegas Febrie. (ahi) 

Leave a Reply