15 Kali Beraksi, Perampas HP Modus Pura-pura Jadi Pelanggan Dibekuk Polda Metro

HEADLINE KRIMUM

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk satu dari dua pelaku spesialis perampas handphone dengan modus berpura-pura menjadi calon pelanggan di rumah makan atau di tempat jasa pengiriman barang.
Pelaku yang dibekuk adalah BS (40), sementara rekannya A yang berperan menjadi joki masih buron.
BS alias Budi dibekuk petugas di rumahnya di Kampung Rawa Sawah, RT 1/6, Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, pada 30 September lalu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan tersangka BS yang dibekuk pihaknya ini berperan selaku eksekutor.
Sementara tersangka lain yakni A yang buron berperan sebagai joki atau menunggu aksi pelaku di luar saat pelaku berhasil menggasak handphone dan kabur.
“Modus pelaku yakni berpura-pura menanyakan harga pengiriman jasa barang atau berpura-pura memesan makanan jika beraksi di rumah makan,” kata Yusri saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/10/2020).
Ketika hendak dilayani dan pegawai lengah kata Yusri pelaku merampas atau mengambil HP korban yang ada di meja dan langsung kabur meninggalkan tempat.
“Ia kabur bersama Joki A, yang sudah bersiap di atas motor di luar rumah makan atau tempat jasa pengiriman barang,” kata Yusri.
Dari hasil pendalaman kata Yusri pelaku mengaku cukup sering beraksi sejak bulan 2 bulan belakangan.
“Mereka mengaku sedikit saja sudah 15 kali beraksi dalam 2 bulan terakhir dan sasarannya adalah hasil atau pegawai di rumah makan atau di tempat jasa pengiriman barang,” ujar Yusri.
Dua aksi terakhir mereka kata Yusri adalah pada Sabtu 12 September 2020 jam 13.00 WIB, di Kantor J and T di Jalan KH Ramli No. 9A-
B, Rt.1/3, Menteng Dalam, Jakarta Pusat.
Serta pada Kamis, tanggal 3 September 2020 di Warung Padang Citra Raso, di Jalan Batu Ampar
IV RT 6/RW 2 Nomor 29, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kemudiaan dari tangan tersangka petugas berhasil menyita barang bukti satu buah topi warna gitam; satu unit motor Fino warna biru B 3780 PEL, satu handphone Redmi warna Biru, satu buah dompet warna hitam; dan satu buah KTP atas nama BS.
Karena perbuatannya kata Yusri, tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. “Dengan ancaman hukuman penjara hingga 7 tahun,” kata Yusri.(np)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *