Dor, Spesialis Pembobol Kos-Kosan Ditembak Polisi

HEADLINE KRIMUM

PORTALKRIMINAL.ID – MEDAN: Personil Tekab Polsek Medan Baru meringkus dua pria spesialis pembobolan kos-kosan di Jalan Pasundan, Gang Sedulur, kawasan Medan Petisah, Jumat (30/10/20).

Namun satu dari dua tersangka yakni Dedi Setiadi alias Dedi Cina (27) warga Jalan Pasundan, terpaksa ditembak petugas karena melakukan perlawanan saat pengembangan dan satu tersangka lagi Riyan Safana Harahap (33) warga Jalan Bakau, Sekip, selamat dari tindakan tegas petugas.

Dari kedua tersangka, polisi menyita sebagai barang bukti berupa Kawasaki Ninja warna Merah BK 2982 JAF, sepeda lipat merk Element Troy warna Silver Merah dan Sepeda gunung merk Java Force 2 warna Biru.

Informasi diperoleh di Polsek Medan Baru, Jumat (30/10/20) malam mengatakan, pada Jumat (23/10/20) dini kedua tersangka beraksi ketika korban sedang tertidur pulas.

Tersangka masuk ke kamar kos setelah merusak kawat pintu depan dengan menggunakan obeng.

Setelah pintu terbuka, tersangka masuk ke kamar korban yang tidak terkunci dan mengasak barang berharga milik anak kos diantaranya Ricky Chandra, Robert, Charles dan Johan.

Sekitar pukul 07.00 Wib, Ricky Chandra terbangun dari tidurnya dan terkejut melihat kamarnya sudah berantakan. Lalu Ricky membangunkan temannya yang lain untuk memeriksa kamar masing-masing.

Ternyata dari kamar Ricky Chandra para tersangka mengasak 1 unit sepeda lipat merk Element Troy warna silver merah dan 1 Unit Sepeda gunung merk Java Foroce 2 warna biru.

Dari kamar Robert, tersangka berhasil mencuri 1 Unit HP merk. Realme C-2, 1 Unit Laptop merk Acer, 1 buah Cincin emas putih berat 4 gram, 1 Buah Jam tangan merk. Rhythm warna silver dan uang tunai Rp 1 juta

Sedangkan Charles kehilangan 1 Unit HP merk Oppo A-57 warna hitam, 1 unit Camera Digital Merk. Canon, Uang Tunai Rp 1 juts,- dan 1 Jam Tangan Merk. Swiss Army. Johan kehilangan sepedamotor Kawasaki Ninja warna merah BK 2982 JAF.

Setelah itu, keempat korban memberitahukan kejadian itu kepada temannya yang lain dan pemilik kos. Tapi tidak ada yang mengetahui.

Merasa kurang puas, keempat korban membuat pengaduan ke Mapolsek Medan Baru.

Selang seminggu petugas mengetahui keberadaan kedua tersangka. Mulanya tersangka Riyan Safana ditangkap tidak jauh dari rumahnya.Lalu, Riyan mengaku tidak sendirian, tetapi bersama temanya Dedi Cina. Namun, saat dibawa mencari Dedi Cina, tersangka Riyan Safana melawan berusaha melarikan diri, hingg petugas memberikan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan tersangka.

Kapolsek Medan Baru Kompol Aris Wibowo melalui Kanit Reskrim Iptu Irwansyah Sitorus membenarkan dua pembobol kos-kosan ditangkap,”Satu terpaksa kita berikan tindakan tegas dan terukur karena melawan petugas,” ujarnya Jumat (30/10/20) malam.(jos).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *