2 Bandit Jalanan Rampok Pedagang HP di Tambora, Seorang Ambruk Didor

PORTALKRIMINAL.ID-JAKARTA: Dua bandit jalanan bersepeda motor merampok pedagang handphone (HP) second di kolong Fly Over Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jakarta Barat. Kawanan beraksi pakai celurit menggasak 23  ponsel dimasukkan ke karung plastik. Seorang dari mereka ambruk didor.

Kedua perampok bertato yang belakangan diketahui sebagai residivis itu adalah AJ (38) alamat di daerah Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat,  dan S (51) warga Rawa Bebek Penjaringan, Jakarta Utara. Tersangka AJ terpaksa dilumpuhkan timah panas mengenai  kaki sebelah kirinya karena mencoba kabur.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat,  Kompol Faruk Rozi kepada wartawan menjelaskan, kawanan itu beraksi Senin (2 /11/ 2020) di Jalan Pangeran Tubagus Angke, tepatnya di kolong flay over. Mereka dengan beringas mendatangi pedagang HP second. “Korban diancam pakai celurit lalu meraup semua ponsel second ini,” kata Faruk, Selasa (3/11/2020)  sambil menunjuk barang bukti.

Namun beberapa saat setelah para pelaku kabur,  lanjut kapolsek, anggota Unit Reskrim dipimpin Kanit Reskrim AKP Suparmin dan Panit Reskrim Ipda  I Gusti Ngurah Astawa yang tengah melintas di jalan itu menerima laporan dari korban. “Dari ciri-ciri pelaku seperti disebutkan Ahmad korbannya, para petugas itu akhirnya menangkap  AJ dan S di  Pasar Cipluk Penjaringan, Jakarta Utara.

Diterangkan kapolsek didampingi Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Kasranto, para tersangka itu ternyata residivis yang sering keluar masuk bui selain melakukan perampokan juga melakukan begal dengan sasaran sepeda motor. “Hasil merampok uangnya digunakan membeli narkoba jenis sabu untuk dikonsumsi sendiri,” ujar Faruk yang menyebutkan ketika ditest urine keduanya positif pemakai barang haram tersebut.

Sementara AKP Suparmin menerangkan, pihaknya  yang masih mengejar satu pelaku lainnya berinisial B. Sebab pengakuan AJ bahwa rekannya B (DPO) saat beraksi mengendarai sepeda motor. Dari para pelaku disita barang bukti 23
ponsel berbagai merk, satu sangkur bergagang besi dan satu sepeda motor yang digunakan untuk kejahatan tersebut. (Warto)

Leave a Reply