2 Orang Diperiksa Polisi Terkait Penikaman Timses Cawalkot Makassar Appi-Rahman

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Polsek Metro Tanah Abang telah memeriksa sejumlah saksi terkait penikam yang dilakukan orang tak dikenal kepada seorang tim sukses (timses) calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin-Abd Ramhan Bando (Appi-Rahman).

“Dua orang sudah diperiksa oleh penyidik,” ucap Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Haris Ahmad saat dikonfirmasi, Senin (9/11).

Selain itu, Haris menyebut, pihaknya juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

“Beberapa saksi di lapangan juga sudah kami periksa,” ujarnya.

Adapun peristiwa ini terjadi pada Sabtu (7/11/2020) malam di halte dekat Menara Kompas Gramedia, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Korban yang diketahui bernama Musjaya ketika itu tengah bersama rekannya menunggu debat yang sedang berlangsung di studio KompasTV.

Saat sedang menunggu, tiba-tiba ada dua orang tak dikenal berboncengan motor menghampiri kerumunan massa pendukung Appi-Rahman.

Kemudian, salah satu pelaku turun dari motor dan langsung menikam korban dengan senjata tajam.

“Setelah menusuk korban, pelaku langsung lari menuju rekannya yang sudah menunggu di atas motor warna putih,” ucap Haris, Minggu (8/11/2020).

Melihat kawannya ditusuk, teman-teman korban sempat berusaha mengejar pelaku, namun pelaku berhasil lolos dari kejaran.

“Mereka melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah Slipi,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sedangkan, korban yang terkapar di halte Menara Kompas langsung dilarikan ke RS Siloam Kebon Jeruk guna mendapat pertolongan medis.

“Akibat peristiwa ini korban mengalami luka tusuk pada bagian punggung bawah kiri / pinggang bagian belakang,” kata dia.

Bermodal CCTV, Polisi Buru Pelaku

Bermodal rekaman CCTV yang diperoleh dari sekitar lokasi kejadian, polisi memburu pelaku penikaman ini.

“Berdasarkan rekaman CCTV, kejadian pukul 18.52 WIB, saat korban berdiri di Halte Menara Kompas lalu ditusuk oleh pelaku,” kata Haris.

Dalam rekaman itu, pelaku tampak mengenakan baju kotak-kotak berwarna coklat.

Rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi pun bakal dijadikan modal bagi polisi memburu pelaku penusukan ini.

“Untuk identitas masih dalam pengembangan lebih lanjut,” tuturnya. (Nugroho)

Leave a Reply