Resmob Polda Metro Ciduk Pelaku Bawa Kabur ABG ke Mojokerto

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap AAB (20) pelaku yang menghamili korban anak di bawah umur alias ABG, D alias S siswi SMP kelas 9. Pelaku ditangkap di daerah Mojokerto, Jawa Timur, pada 6 November 2020.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pelaku berkenalan dengan korban melalui media medsos pada Desember 2019. Kemudian pelaku memacari korban yang masih di bawah umur.

“Pada bulan Juni 2020 pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan intim suami istri di salah hotel di Palmerah, Jakarta Barat,” ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (9/11/2020).

Lanjut Yusri, pelaku melakukan hubungan suami istri sebanyak 4 kali. Pada bulan Juli 2 kali dan Agustus 2 kali di salah hotel di Palmerah, Jakarta Barat.

“Pada tanggal 23 Agustus 2020, korban mengabari pelaku bahwa dia sudah tidak datang bulan. Pelaku menyuruh korban untuk melakukan tes kehamilan yang hasilnya positif, lalu satu minggu kemudian tersangka menyuruh korban untuk melakukan tes kehamilan kembali. Namun hasilnya tetap positif,” terang Yusri.

Menyadari hasil tes kehamilan 2 kali positif, pelaku menyuruh korban untuk jujur kepada orang tuanya. Namun korban menolak, karena takut dimarahi oleh orang tua. Korban menyarankan kepada pelaku untuk kabur karena takut ketahuan orang tua. 

Setelah satu minggu pelaku berpikir dan didesak oleh korban, maka pelaku setuju untuk kabur membawa korban. Setelah pelaku gajian di tempat kerjanya, saat itu pelaku memutuskan membawa korban ke Jawa Timur.

“Di Jawa Timur tersangka dan korban turun di terminal Bungur Asih. Pelaku dan korban tinggal disebuah kosan di Mojokerto, karena mahal tersangka dan korban pindak kos-kosan yang lebih murah,” lanjut Yusri.

Berdasarkan laporan Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengetahui adanya peristiwa tersebut, selanjutnya penyidik melakukan penyelidikan guna mengumpulkan informasi serta alat bukti terkait perkara dimaksud guna mengungkap kasus tersebut

“Pada Rabu 6 November 2020, Tim Opsnal Unit V Subdit 3 PMJ melakukan penangkapan pelaku di Mojokerto Jawa Timur,” papar Yusri.

Pelaku dikenakan Pasal 330 KUHP, Pasal 332 KUHP subsider Pasal 81, Pasal 82, Pasal 83 Jo Pasal 76D UU RI No.35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. (Naek)

Leave a Reply