Jabat Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta Sosok Reserse Sejati

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Kapolri Jenderal Idham Azis resmi melantik Irjen Pol Nico Afinta sebagai Kapolda Jawa Timur, di acara sertijab yang dilaksanakan pada Jumat (20/11/2020). Pria kalem ini terkenal dengan sosok reserse sejati dengan segudang prestasi.

Hal ini berdasarkan surat telegram Kapolri dengan nomor Nomor ST/3222/XI/KEP./2020 tertanggal 16 November 2020.

Irjen Pol Nico Afinta menggantikan posisi jabatan Irjen Pol Fadil Imran sebagai Kapolda Jawa Timur yang lama. Fadil Imran menjabat Kapolda Metro Jaya yang baru menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana.

Irjen Pol Nico Afinta lahir pada 30 April 1971 di Surabaya, Jawa Timur, dikenal sebagai sosok polisi yang ramah, dekat dengan ulama dan wartawan.

Karir Nico Afinta terbilang cemerlang, sejak dari Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri (2016) / Lulus Pendidikan Sespati. Kemudian pernah menjabat Dirresnarkoba Polda Metro Jaya (2016), Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2017), Karobinopsnal Bareskrim Polri (2018), Dirtipidum Bareskrim Polri (2019), Sahlisospol Kapolri (2019), Kapolda Kalimantan Selatan (2020), dan sekarang menjabat Kapolda Jawa Timur.

Selama menjabat Kapolda Kalsel 6 bulan, Nico Afinta banyak menorehkan prestasi, seperti pengungkapan 53.969 butir ekstasi asal Malaysia pada 13 Maret 2020 dan 300 kilogram narkoba jenis sabu asal Malaysia pada 6 Agustus 2020.

Pada saat perpisahan di Polda Kalsel, Irjen Nico Afinta menekankan Tugas, Wewenang dan Tanggungjawab (TWT), Jumat (20/11/2020).

“Selama kita menjadi anggota Polri, selama kita mendapatkan Skep, dimana pun kita bertugas yang paling diingat apa tugas saya, kewenangan apa yang diberikan kepada saya supaya tugas itu tercapai lalu kepada siapa saya harus bertanggung jawab,” katanya.

Panggilan tugas memang tak bisa ditolak Nico. Meski terbilang singkat yaitu hanya 6 bulan 19 hari menjabat Kapolda Kalsel, namun dirinya menyatakan hal itu sudah menjadi konsekuensi sebagai anggota Polri yang siap di tempatkan dimana saja dan kapan saja.

Dia mengaku bersyukur dan bangga dapat menjadi bagian dari Polda Kalsel. Apalagi TWT telah menjadi bagian dari hidup anggota Polri di Bumi Lambung Mangkurat.

“Apa yang dilakukan anggota baik untuk organisasi maupun lingkungannya sekecil apapun itu sudah cukup bagi saya sepanjang TWT dilaksanakan,” katanya.

Selain itu Irjen Nico Afinta juga dinilai dekat dengan kalangan ulama di Bumi Lambung Mangkurat.

“Alhamdulilah Pak Nico sangat bersahaja dan merangkul ulama dalam tugasnya. Kami doakan beliau senantiasa sukses dimana pun bertugas,” ucap Guru H Sadudin Salman selaku Imam Musholla Ar-Raudah Sekumpul di Martapura, Kabupaten Banjar.

Menurut Sadudin Salman, sosok Nico telah berhasil menjaga hubungan harmonis semua unsur di masyarakat. Atas kepemimpinannya, situasi kamtibmas Kalimantan Selatan terjaga sangat kondusif.

“Beliau sangat humanis bersikap begitu pula instruksinya ke jajaran. Meski sangat singkat di sini, namun dapat memberikan kesan baik bagi Kalsel termasuk kalangan ulama,” katanya.

Hal senada disampaikan KH Wildan Salman. Pemimpin Madrasah Darussalam Tahfidz dan Ilmu Al Qur’an Martapura ini mengucapkan terima kasih atas pola kepemimpinan Irjen Nico yang merangkul ulama.

“Kalimantan Selatan dikenal daerah yang sejuk dan kondusif. Kehadiran beliau berhasil mempertahankan itu. Semoga karir Pak Nico terus meningkat dan berkah pastinya,” ucap ulama yang akrab disapa Guru Wildan. (Naek)

Leave a Reply