Dor, 5 Perampok Asal Lampung dan Jabar Ditembak Polres Tanah Karo

HEADLINE KRIMUM

PORTALKRIMINAL.ID -MEDAN: Personil Satreskrim Polres Tanah Karo-Polda Sumut mengungkap kasus perampokan antar propinsi yang melibatkan empat pelaku diantaranya warga Lampung dan Jawa Barat. Ke Lima perampok itu ditembak dibagian kakinya, Jumat (22/1/21).

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Andrian Risky Lubis Sik ketika dihubungi wartawan membenarkan 5 kawanan perampok antar propinsi ditembak karena berusaha melakukan perlawanan kepada petugas.

“Kita terpaksa memberi tindakan tegas dan terkur kepada ke lima tersangka karena melawan petugas dan mencoba melarikan diri,” ujar AKP Andrian Risky Lubis.

Dijelaskan, kelima tersangka terlibat perampokan dirumah Junus Ginting (51) warga Desa Bunuraya Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo, sesuai laporan polisi No. LP /48/1/2021/SJ/Res T.Karo , 20 Januari 2021, Polres Karo. Mereka menggasak uang kontan sebesar Rp 258.000.000 dan satu buah cincin 23 gram emas 24 karat.

Adapun kelima tersangka yakni, Bragim Pehulisa Brahmana alias Ameng (35) warga Dusun IV Desa Pagar Mebau Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deliserdang dan Jalan Tigapanah Desa Bunuraya Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo, Misman (33) warga Desa Bandar Agung Kecamatan Sriwahnono Kabupaten Lampung Timur Prov Lampung, Suprianto (39) warga Desa Manggis Prov Jawa Timur, Pardi (46) Kelurahan Trimulyo Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur Prov Lampung dan Egif Vieni Emeli (47) warga Kampung Suka kelurahan Serampat Kabupaten Ciancur Jawa Barat.

Disebutkan, otak pelaku perampokan adalah Bragim Pehulisa Brahmana alias Ameng. Sementara korbannya sendiri adalah pamannya.

“Motifnya, kalah berjudi. Ameng mengaku kalah bermain judi kepada pamannya tersebut. Bahkan hasil usaha ekspedisi kol di Desa Banuraya miliknya habis dimeja judi, sehingga timbul niat dia mencuri uang pamannya yang diketahuinya ada disimpan dirumah,” kata Kasat menirukan pengakuan tersangka Ameng, Jum’at sore (22/1).

Kasat mengaku awalnya pihaknya berhasil menangkap Brahim Pehulisa Brahmana di depan Hotel Ananda Bandar Baru Kabupaten Deli Serdang. Setelah diintrogasi pelaku mengakui melakukan pencurian di rumah Junus Ginting Desa Bunuraya.

“Pengembangan dilakukan sehingga kawan-kawannya, Misman, Pardi, Supriantao, Egif Vieni, Emeli ditangkap jalan Lintas Sumatera Kecamatan Pulo Raja Kabupaten Asahan,” katanya.

“Dari hasil usaha saya membuka eksepidisi kol di desa Bunuraya, habis habis kesitu saja uang saya. Kalau pun saya pinjam uangnya tetap harus saya bayar. Timbul niat mencuri uang di rumahnya, karena aku tahu bahwa paman itu menyimpan uang di rumah,” katanya.

Dia mengaku aksi pencurian itu dilakukan Rabu (20/1/21) pukul 09.00 Wib. Saat itu dirinya memerintahkan komplotannya untuk memantau rumah Junus, dan pada pukul 10.30 Wib, mereka pun memasuki rumah tersebut dengan mencongkel pintu menggunakan parang.

Namun aksi mereka akhirnya terbongkar setelah Polres Karo melakukan penyelidikan. Para tersangkapun ditangkap dan ditembak karena melawan petugas saat dilakukan pengembangan.

Adapun barang bukti dapat diamankan sebesar Rp 137.500.000, satu buah cincin emas 23 Gram dan satu unit Mobil Toyota Avanza warna hitam Nomor Pol F 1652-HD. “Kini semua tersangka telah ditahan di Polres Tanah Karo untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya,” beber Kasat. (jos)

Tagged

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *