Agar Tidak Lolos Jerat Hukum, Habib Rizieq Dkk Dijerat Pasal Berlapis

HEADLINE MEJA HIJAU

PORTALKRIMINAL.ID- JAKARTA: Persidangan atas Imam Besar  Mohammad Rizieq Dkk segera digelar, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, dalam waktu dekat.

Kepastian persidangan perkara dugaan pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes) terkait UU. Kekarantinaan, menyusul pelimpahan berkas perkara ke PN. Jakarta Timur.

“Tadi, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur telah melimpahkan Berkas Perkara atas nama Terdakwa Mohammad Rizieq Dkk. ke PN. Jaktim, ” kata Kapuspenkum Leonard Eben Ezer Simanjuntak, di Jakarta, Selasa (9/3) malam.

Melalui forum persidangan akan terungkap apa yang terjadi sesungguhnya sekaligus panggung bagi Rizieq untuk membela diri.

Hal ini akan ditunggu-tunggu publik, mengingat 3 dakwaan untuk 3 tempat terpisah terhadap Imam Besar M. Rizieq Dkk dilakukan berlapis sehingga nyaris tiada jeda untuk bernafas.

Sekaligus “terkesan” pintu masuk guna membungkam kiprahnya yang dianggap berseberangan dengan kekuasaan

“Tentu, kita berharap semua pihak menghormati proses persidangan agar berjalan Fair agar semua terungkap apa adanya, ” tukas Pemerhati Hukum Erman Umar, yang juga Pembela Kasus Tanjung Priok secara terpisah.

Belum diketahui susunan Majelis Hakim PN. Jaktim yang akan mengadili perkara. Lazimnya, paling lambat dua minggu sudah diketahui serta jadwal sidang.

Pengadilan Jakarta Timur ditunjuk untuk mengadili perkara ini atas putusan Mahkamah Agung No: 48, 49 dan 50 / KMA / SK/ II / 2021, tanggal 19 Februari, 24 Februari dan 23 Februari 2021. 

Putusan ini menjawab  permintaan Kejaksaan Agung mengingat dugaan pelanggaran Prokes terjadi di tiga tempat terpisah.

TIGA TEMPAT

Perkara Prokes dibagi dalam enam berkas perkara.
Berkas pertama atas nama Terdakwa Moh. Rizieq Alias Habib Muhammad Rizieq Shihab Bin Sayyid Husein Shihab (locus Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat).

Berkas kedua, Terdakwa H. Haris Ubaidillah, S.Pd, Terdakwa H. Ahmad Sabri Lubis, Terdakwa Ali Alwi Alatas bin Alwi Alatas, Terdakwa Idrus Alias Idrus Al Habsyi dan Terdakwa Maman Suryadi (locus Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat)

“Kedua berkas perkara diatas untuk perkara yang terjadi di Jl. KS. Tubun Petamburan Jakarta Pusat pada,  13 November 2020, ” jelas Leonard.

Berkas ketiga, atas nama Terdakwa Moh. Rizieq Alias Habib Muhammad Rizieq Shihab Bin Sayyid Husein Shihab (locus Kejaksaan Negeri Kota Bogor).

Berkas keempat Terdakwa dr. Andi Tatat bin M. Azhar Toha (locus Kejaksaan Negeri Bogor).

Berkas kelima, Terdakwa Muhammad Hanif Alatas bin Abdurachman (locus Kejaksaan Negeri Kota Bogor).

“Berkas perkara tersebut untuk perkara yang terjadi di Rumah Sakit UMMI Jl. Empang Kota Bogor 27 November 2020, ” tambah Leonard.

Berkas keenam atas nama Terdakwa Moh. Rizieq Alias Habib Muhammad Rizieq Shihab Bin Sayyid Husein Shihab (locus Kejaksaan Negeri Cibinong)

“Berkas perkara tersebut untuk perkara yang terjadi di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Mega Mendung Bogor pada tanggal 13 November 2020, ” akhiri Kapuspenkum.

DIJERAT BERLAPIS 

Dakwaan terhadap Moh. Rizieq Alias Habib Muhammad Rizieq Shihab Bin Sayyid Husein Shihab (locus Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat). 

Kesatu:  Pasal 160 KUHP jo. Pasal 93 UU No. 6/ 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Kedua : Pasal 216 ayat (1) KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Ketiga : Pasal 93 UU No.  Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Keempat : Pasal 14 ayat (1) UU No. 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Kelima : Pasal 82A ayat (1) jo. 59 ayat (3) huruf c dan d UU No. 16/2017 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.  2 /2017 Tentang Perubahan Atas UU No. 17/ 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan Menjadi UU jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 10 huruf b KUHP jo. Pasal 35 ayat (1) KUHP.

Dakwaan H. Haris Ubaidillah, S.Pd, H. Ahmad Sabri Lubis,  Ali Alwi Alatas bin Alwi Alatas,  Idrus Alias Idrus Al Habsyi, dan Maman Suryadi (Locus Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat)

Kesatu : Pasal 160 KUHP jo. Pasal 93 UU No. 9/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP 

Kedua : Pasal 216 ayat (1) KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP 

Ketiga : Pasal 93 UU No. 6 /2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Keempat : Pasal 14 ayat (1) Undang-UU No.  4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP 

Kelima : Pasal 82A ayat (1) jo. 59 ayat (3) huruf c dan d UU No.  16/2017 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.  2/ 2017 Tentang Perubahan Atas UU No. 17/2013  Tentang Organisasi Kemasyarakatan Menjadi UU jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 10 huruf b KUHP jo. Pasal 35 ayat (1) KUHP

Terdakwa Moh. Rizieq Alias Habib Muhammad Rizieq Shihab Bin Sayyid Husein Shihab (Locus Kejaksaan Negeri Kota Bogor). 

Kesatu : 

Primair : Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana

Subsidiair:  Pasal 14 ayat (2) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana 

Lebih Subsidiair : Pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana

ATAU

Kedua : Pasal 14 ayat (1) UU No. 4/ 1984 tentang wabah penyakit menular Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana 

ATAU

Ketiga : Pasal 216 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Kemudian,  dr. Andi Tatat bin M. Azhar Toha. 

Kesatu :

Primair: Pasal 14 ayat (1) UU No.1/ 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana

Subsidiair : Pasal 14 ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 1946 Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana

Lebih Subsidiair : Pasal 15 UU  No. 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana

ATAU

Kedua :

Pasal 14 ayat (1) UU RI No. 4/1984 tentang wabah penyakit menular Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana

ATAU

Ketiga :

Pasal 216  Ayat 1 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana

Terdakwa Muhammad Hanif Alatas bin Abdurachman (locus Kejaksaan Negeri Kota Bogor.

Kesatu :

Primair: Pasal 14 ayat (1) UU No. 1/1946  tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana

Subsidiair : Pasal 14 ayat (2) UU No. 1/ 1946  Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana 

Lebih Subsidiair :Pasal 15 UU  No. 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana

ATAU

Kedua : Pasal 14 ayat (1) UU  No.4/ 1984 tentang wabah penyakit menular Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana

ATAU

Ketiga : Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 216 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana

Terakhir, Moh. Rizieq Alias Habib Muhammad Rizieq Shihab Bin Sayyid Husein Shihab (locus Kejaksaan Negeri Cibinong)

Kesatu : Pasal 93 UU No. 6 /2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan

ATAU

Kedua :Pasal 14 ayat (1) UU No. 4/1984  Tentang Wabah Penyakit Menular

ATAU 

Ketiga : Pasal 216 ayat (1) KUHP. (ahi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *