Cari Tersangka LPEI, Dirut PT. Cipta S.Lestari Rachmad Nursanto Dicecar Kejaksaan Agung

HEADLINE KORUPSI

PORTALKRIMINAL.ID- JAKARTA: Cari tersangka kasus LPEI  Dirut PT. Cipta Srigati Lestari (kini,  PT. Anugrah Berkat Jajaabadi)  Rachmad Nursanto dicecar oleh Kejaksaan Agung.

Namun,  hingga pemeriksaan usai Debitur ketiga LPEI,  dari puluhan Debitur “Nakal” LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) tak juga dijadikan tersangka dan belum dicegah.

Kontras dengan SOP Skandal Jiwasraya dan Asabri kurang sebulan Sprindik (Surat Perintah Penyidikan) terbit, dilakukan pencegahan dan penetapan tersangka. 

Sprindik kasus LPEI,  yang diduga merugikan negara sekitar Rp4,7 triliun diterbitkan,  24 Juni 2021.

“Sudah seharusnya,  SOP Jiwasraya dan Asabri dijadikan Blue Print dalam penanganan korupsi,  sehingga dari awal sudah diketahui dan tidak berakhir,  seperti kasus Victoria,  Pelindo II dan Bank BTN Gresik dan Semarang,  ” keluh Pegiat Anti Korupsi Boyamin Saiman,  di Jakarta,  Selasa (14/9).

Terakhir,  Debitur yang diperiksa, adalah Dirut PT. Arkha Forging Indonesia dan Dirut PT. Arkha Jayanti Persada TJ. tergabung Arkha Group. Keduanya bahkan sudah diperiksa dua kali.

Pemeriksaan pertama DH,  Kamis (26/8). Kedua,  Rabu (8/9). Sedangkan TJ,  pemeriksaan pertama Jumat (27/8) dan kedua,  Selasa (7/9).

Sementara Debitur lain belum diketahui pemeriksaannga,  seperti S selaku Dirut 3 perusahaan dibawah bendera Walet Group, PT. Kemilau Kemas Timur,  PT. Summit Paper Indonesia tahun, CV Inti Makmur dan lainnya. 

ALAT BUKTI

Secara terpisah,  turut diperiksa Pejabat LPEI,  yakni Josef Agus Susatya (Eks.  Kakanwil Surakarta Periode 2015 – 2018) dan Vinno Pratama (Kadep Loan Settlement). 

Kapuspenkum Leonard EE. Simanjuntak mengatakan pemeriksaan guna cari fakta hukum guna mengumpulkan alat bukti. 

“Semua dimaksud,  agar tindak pidana korupsi kasus Penyelenggaraan Pekbiayaan Ekspor Nasional oleh LPEI menjadi terang benderang,  ” jelasnya,  di Jakarta, Senin (13/9) malam. 

Terakhir,  Jumat (10/9) diperiksa SK selaku Kadep Divisi Pembiayaan I, Unit Bisnis LPEI, diperiksa terkait Pemberian Fasilitas Kredit kepada Debitur LPEI. (ahi) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *