Pembunuhan di Hotel Hawaii Terungkap, Ini Motifnya

HEADLINE KRIMUM

PORTALKRIMINAL.ID – MEDAN: Pelaku pembunuhan Benny Sinambela di Hotel Hawaii Jl.Jamin Ginting, P.Bulan Medan ditangkap. Tersangka ASS ditangkap di kawasan perkebunan kelapa sawit Aceh Singkil, Rabu (13/10).


Kabid Humas Poldasu Kombes Hadi Wahyudi didampingi Dirreskrimum Kombes Tatan Dirsan Atmaja dan Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko kepada wartawan, Rabu (13/10) malam di Mapoldasu mengatakan, pengungkapan kasus pembunuhan itu berawal dari struk pembayaran token yang disita dari mobil korban yang ditinggal tersangka di kawasan Binjai.
“Dari barang bukti yang disita berupa struk token, kita telusuri hingga akirnya kita ketahui identitas tersangka. Dari keterangan saksi-saksi, kita juga mengetahui keberadaan tersangka dikawasan perkebunan di Aceh Singkil,” ujar Hadi.
Motif pembunuhan, jelas Hadi Wahyudi, karena sakit hati kalau tersangka dipeluk korban ditempat ramai. Kemudian, korban Benny Sinambela yang menjanjikan diberi tips Rp.300.000 tidak diberikan.
“Motifnya sakit hati kepada korban. Tersangka tidak senang dipeluk ditempat ramai. Kemudian, setelah dihotel, korban menjanjikan diberi uang Rp.300.000 kalau tersangka bersedia melakukan hubungan sejenis. Namun, uang itu tidak diberikan korban,” jelasnya.
Tersangka sendiri, sambung Hadi Wahyudi, sudah mempersiapkan parang dari rumah untuk menghabisi korban. “Niat tersangka memang ada untuk menghabisi korban, maka dia diancam pasal 340 Yo 338 KUHP atau pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara,” ungkapnya.
Juru bicara Poldasu itu mengatakan, awalnya, tersangka dengan korban bertemu disalah satu kafe. “Mereka sudah tiga kali bertemu. Kemudian, korban mengajak tersangka ke hotel Hawaii,” imbuhnya.
Lanjutnya, korban dengan tersangka masuk ke hotel Hawaii dengan menggunakan mobil korban jenis Wuling BK.1301ACJ. Kemudian, didalam hotel, korban mengajak tersangka melakukan hubungan sejenis dan disitu korban menjanjikan akan diberikan uang Rp.300.000. Tapi, korban tidak memberikan uang dimaksud.
“Tersangka merasa tidak senang, lalu mengambil parang dari tasnya yang dibawa dari rumahnya. Korban dibacok dibagian perut satu kali dan dikepala 10 kali hingga akhirnya Benny Sinambela tewas ditempat dengan usus terburai,” urainya.
Setelah itu, sebut Kabid Humas, saat rebut-ribut, karyawan hotel datang menggedor pintu namun tidak dibuka. Karyawan bisa masuk setelah mendobrak pintu dan karyawan itu langsung diancam tersangka dengan parang agar tidak mendekat.
“Tersangka lari dengan membawa mobil wuling warna putih milik korban. Bahkan, tersangka melabrak portal yang dipasang para karyawan untuk menghalau pelarian tersangka. Selanjutnya, tersangka melarikan diri kea rah Binjai dan meninggalkan mobil di Binjai,” terang Kabid Humas.
Dalam press relis itu, polisi menghadirkan tersangka dan barang bukti mobil wuling BK.1301 ACJ berikut barang bukti lainnya milik korban dan tersangka.(jos).
Poto; Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi menanyai tersangka ASS..(jos tambunan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *