Resmob Polda Metro Tangkap Tesangka Maling Modus Pura-pura Bertamu

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Resmob Polda Metro Jaya menangkap tersangka pencurian inisial R (43), dengan modus pura-pura bertamu dengan pelaku penganiayaan berat terhadap korban inisial T, kejadian di Jl. Sampit, Kota Depok, pada Senin 18 Oktober 2021.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan awalnya pelaku R pura-pura bertamu ke rumah korban yang sedang melihat aquarium.

“Kemudian pelaku R menanyakan apakah kakaknya N ada di rumah? Korban menjawab ‘tidak ada’. Selanjutnya pelaku berpura-pura meminta ijin ke kamar mandi untuk buang air kecil,” ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (4/11/2021).

Lanjut Yusri, saat pelaku hendak mau diantar ke kamar mandi, tiba-tiba korban langsung di sekap dari belakang oleh pelaku sambil berkata “diam atau mati”.

“Karena korban berusaha melawan, pelaku memukul korban beberapa kali dibagian wajah korban (mata kanan dan kiri) hingga korban pingsan,” kata Yusri.

Setelah korban sadar posisi sudah berada di depan kamar mandi dalam keadaan sudah tidak memakai celana.

“Selanjutnya pelaku juga melakukan pemukulan terhadap kakak korban. Kemudian korban spontan mengambil pisau di dapur hendak membela kakanya,” imbuhnya.

Pelaku kabur dari pintu dapur serta mengambil handphone milik T. Atas kejadian tersebut korban T mengalami luka gores pada bagian dibawah mata sebelah kanan dan kedua buah bola mata luka memar/lebam serta bengkak dibagian kepala belakang. Sedangkan korban N mengalami luka memar/lebam di kedua buah bola mata akibat dipukul oleh pelaku R.

Berdasarkan adanya Laporan Polisi tersebut Tim Opsnal Unit 5 Resmob melakukan penyelidikan yang dipimpin oleh Kanit  5 AKP Rulian Syauri dan Panit AKP Dimitri Mahendra Kartika, pada hari Selasa 26 Oktober 2021.

“Pelaku R ditangkap di Jl. Sindang Sari Raya RT. 024/009 Dusun Suakaurip Desa Sindang Sari, Kec. Cikoneng, Kab. Ciamis, Jawa Barat,” paparnya.

Pelaku menggadaikan handphone hasil curian di PGI cabang Margonda Raya Depok dengan harga Rp 4,5 juta.

Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP. (Amin)

Leave a Reply