4 Oknum Pegawai BPN Lakukan Pungli: Kapolda Banten : Jangan Ragu Tangkap Tangan Pelayan Publik

PORTALKRIMINAL.iD-JAKARTA: Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto memerintahkan  jajaran Reserse untuk tidak ragu melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pelayan publik yang melakukan pungutan liar. Itu sangat meresahkan masyarakat.

Hal ini diungkapkan mantan Kadivkum Polri terkait penangkapan 4 oknum pegawai Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak, Banten, dan seorang kepala desa di Lebak, Jumat (12/11/2021) lalu. Menurut kapolda, hal itu ditegaskan sebagai shock therapy sekaligus memberi detterence effect bagi yang lain.

“Bahkan dengan operasi tangkap tangan untuk beri efek cegah dan warning keras kepada pelayan publik,” ujarnya,  Senin (15/11/2021) petang.

Operasi tangkap tangan terhadap empat oknum pegawai BPN Kabupaten Lebak itu, dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Banten, di Kantor BPN Kabupaten Lebak. Pada penangkapan dipimpin Wadir Reskrimsus Polda Banten, AKBP Hendy F Kurniawan, diamankan lima orang, empat dari mereka oknum pegawai BPN dan seorang lagi kepala desa di Lebak.

Penjelasan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten,  Ajun Komisaris Besar,  Dedi Supriadi, pada operasi tangkap tangan itu disita  tiga amplop berisi uang Rp 36 juta.

“Uang yang disita itu bagian dari total uang yang diminta tersangka kepada korban untuk pengurusan sertifikat tanah,” kata Dedi dengan menambahkan penyidik Ditreskrimsus juga melakukan penyitaan terhadap beberapa unit handphone, DVR, CCTV dan beberapa berkas pengajuan pengukuran tanah.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten,  AKBP Shinto Silitonga mengatakan, dasar penyidikan terhadap OTT oknum pegawai BPN berawal dari informasi masyarakat yang kemudian dituangkan dalam Laporan Informasi (LI) dan ditindaklanjuti dengan Laporan Polisi (LP) Nomor 443 tanggal 13 November 2021.

“Sejak 13 November 2021, Ditreskrimsus Polda Banten melakukan penyidikan tindak pidana korupsi hasil OTT, artinya penyidik temukan fakta-fakta hukum tentang korupsi,” ucap Shinto Silitonga saat memberikan keterangan pers di Mapolda Banten, Senin (15/11). (Warto)

Leave a Reply