Dua Pengedar Jaringan Mataram Dibekuk BNNP Jatim di Pintu Exit Tol

PORTALKRIMINAL.ID – SURABAYA: Kepala BNNP (Badan Nasional Narkotika Propinsi) Jatim Brigjen Pol Mohammad Aris Purnomo mengatakan pihaknya membongkar peredaran sabu jaringan Mataram di Pintu Exit Tol Waru Gunung, Surabaya. Dalam pengungkapan tersebut dilakukan penangkapan terhadap dua tersangka antara lain berinisial IP (32) warga Lombok Barat dan SK (34) warga Tangsel.


“Keduanya dihadang di pintu exit tol Waru. Lalu dilakukan penggeledahan terhadap mereka,”ujarnya dikantornya, senin (6/12/2021).
Mantan Wakapolda Sulteng ini mengatakan pada saat dilakukan penggeledahan oleh petugas BNNP JATIM ditemukan 3 (tiga) buah bungkus Narkotika jenis sabu yang berwarna hijau bertuliskan GUAN YIN WANG yang disimpan di dalam laci mobil depan sebelah kiri dengan berat total keseluruhan netto 2994 (dua ribu sembilan ratus sembilan puluh empat) gram, masing – masing dibungkus dililit lakban warna hitam dengan rincian berat perbungkus 1000,63 gram, 995,72 gram dan dan 997,65 gram.
“Tersangka SK mengajak temannya IP mengantarkan barang ke Mataram, rencananya setelah sampai Mataram akan diberi tahu siapa penerimanya. Tersangka SK dan Tersangka IP mengakui sudah 2 kali mengantar narkotika jenis Sabu ke Mataram. Tersangka SK dijanjikan bosnya upah uang sebesar Rp.50 juta setiap pengiriman barang dan tersangka SK mengakui sudah mendapatkan upah untuk biaya transport ke Mataram sebesar Rp. 5 juta yang diletakkan didalam paket narkotika yang diambilnya dan untuk sisanya akan dibayarkan setelah pengiriman barang narkotika tersebut selesai,”terang alumni Akpol 1988.
Pria kelahiran Pemalang Jateng ini mengungkapkan dalam penangkapan keduanya diamankan sejumlah barang bukti antara lain 3 Bungkus Narkotika jenis Sabu dengan berat netto 2994 gram dengan rinciaun 1 bungkus narkotika jenis Sabu dengan berat netto 1000,63 gram,1 bungkus narkotika jenis Sabu dengan berat netto 995,72 gram,1 bungkus narkotika jenis Sabu dengan berat netto 997,65 gram.
“ Juga diamankan barang bukti Mobil Toyota Rush warna Silver No. Pol. B-1025-WIA beserta STNK,uang tunai Rp 3juta, Handphone Samsung warna hitam,”jelasnya.
Sedangkan untuk pasal yang dijeratkan kepada tersangka penyidik akan menjeratnya dengan Pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Th. 2009 tentang Narkotika dengan sanksi pidana maksimal seumur hidup. (die)

Leave a Reply