Polda Metro Ringkus 39 Tersangka Narkoba, Sita 16,88 Kg Sabu dan 800 Lembar LSD

PORTALKRRIMINAL.ID – JAKARTA: Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama dengan Bea Cukai DKI Jakarta membongkar peredaran narkoba jenis sabu dan Lysergic Acid Diethylamide (LCD) jaringan internasional Afrika Kongo, Kanada dan China.

“Barang bukti yang berhasil diamankan yakni sabu sebanyak 16,88 kilogram dan LSD sekitar 800 lembar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (9/12/2021).

Dalam pengungkapan ini, Zulpan menyebut pihaknya bekerjasama dengan Bea Cukai. Diketahui, modus para pelaku dalam kasus ini beragam salah satunya menyelundupkan dalam sebuah bola.

“Telah kami amankan dan tangkap serta menahan 39 tersangka. Dengan jumlah narkoba yang berhasil kita ungkap, kita berhasil menyelamatkan generasi muda sebanyak 85.000 jiwa,” jelasnya.

Selanjutnya, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa menerangkan para tersangka beraksi melalui modus pemesanan dan pengiriman barang dari luar negeri yang diselundupkan melalui sejumlah barang, salah satunya spare part kendaraan.

“Modusnya pemesanan barang dari luar negeri khususnya dari China, Kanada, Uganda dan Afrika,” kata Mukti Juharsa.

“Untuk mengelabui petugas, biasanya diselundupkan di beberapa barang-barang seperti spare part dan alat lainnya. Secara kasat mata kita tidak mempercayainya, namun ternyata di dalam spare part tersebut berisi narkotika,” terangnya.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Bea Cukai untuk melakukan pengawasan dan pengungkapan terkait dengan penyelundupan narkotika jaringan internasional ini.

“Tentunya langkah upaya pencegahan ini butuh sinergitas semua pihak, termasuk  masyarakat dan para orang tua di rumah untuk memberi pemahaman ke keluarga terkait dengan bahaya narkoba,” tuturnya.

Atas kasus ini, ke-39 tersangka dijerat dengan Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009, Pasal 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 1 juncto Pasal 132, UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara hingga hukuman mati. (Amin)

Leave a Reply