Kajari Kebumen: Institusinya Berwenang Sidik Kasus Pemugaran Rumah Tidak Layak Huni Desa Bagung

PORTALKRIMINAL.ID- JAKARTA: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kebumen Fajar Sukristyawan tegaskan penyidikan kasus Bantuan Dana Pemugaran Rumah Desa Bagung, sah sesuai ketentuan hukum.

Penegasan ini menjawab isu yang menyoal Kejari Kebumen tidak berwenang menangani kasus dugaan penyalahgunaan, di Desa Bagung, Kecamatan Prembun, Kebumen, tahun 2017.

“Tudingan, Jaksa hanya berwenang dalam pra penuntutan (Pratut) adalah tidak benar. Sebab, sampai kini tidak ada SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) dari Penyidik/PPNS,” jelasnya seraya menunjuk Pasal 14 KUHAP, Minggu (12/12).

Pasal 14 huruf a  KUHAP menyatakan Jaksa menerima dan memeriksa berkas perkara penyidikan dari penyidik atau penyidik pembantu.

Serta, Pasal 14 huruf b,mengadakan Pratut apabila ada kekurangan pada penyidikan dengan memperhatikan ketentuan Pasal 110 ayat (3) dan ayat (4), dengan memberi petunjuk dalam rangka penyempurnaan penyidikan dari penyidik.

BERWENANG

Selain itu, kepada Jakartanews. Id., Kandidat Doktor Hukum tegaskan bahwa 
Kejaksaan berwenang sidik perkara korupsi.

“Kewenangan itu diatur dalam Pasal 30 yat (1) huruf UU Kejaksaan No.16/2004 dan ketentuan perundangan lain,” tuturnya.

Pasal 30 ayat (1) UU Kejaksaan huruf d disebutkan: Tugas dan Wewenang Jaksa adalah “melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan UU.”

Terkait penyidikan perkara ini telah ditetapkan tersangka Agung Prabowo Dkk dan bahkan telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang.

Kasusnya, terkait pembuatan dokumen laporan kegiatan fasilitasi pemberian bantuan pemugaran rumah untuk rumah tangga miskin atau Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Bagung, Prembun tahun 2017.

Namun, Jaksa memastikan jika program tersebut fiktif. Agung Dkk disangka/ didakwa dalam kapasitas Perangkat Desa  Bagung dan sekaligus sebagai Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTPKD) pada Desa Bagung, Prembun.

Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa APBDes Desa Bagung Tahun 2017, telah dianggarkan kegiatan fasilitasi pemberian bantuan pemugaran rumah bagi rumah tangga miskin, dengan total anggaran Rp 121.656.500. (ahi)

Leave a Reply