UMUM  

Mayat Penuh Tusukan Diduga Kuat Pelaku Begal, Ditikam Korbannya

PORTALKRIMINAL.ID -MEDAN: Seorang pria yang ditemukan jadi mayat di Jalan Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, Kab Deli Serang, Sumatera Utara, pada Selasa (21/12) sekira pukul 04.30 wib ternyata pelaku begal bernama Reza Andika Pahlevi (21).

Jenazah Resa Andika Pahlevi ditemukan dengan penuh luka tusuk ditubuhnya. Pelaku penikaman yang merupakan korban dari kawanan begal diduga melibatkan Reza Andika Pahlevi da tiga temannya.

Hal itu terkuak setelah Dedi Irwanto (21) warga Jalan Simpang Umar Dusun VI Desa Sei Glugur, Kecamatan Pancur Batu menyerahkan diri ke Polrestabes Medan dengan didampingi kuasa hukumnya, Sabtu (25/12).

Dedi Irwanto menceritakan kronologis bahwa ia menjadi korban keempat pelaku begal, termasuk salah satu pelakunya adalah Reza.

“Malam itu saya melintas di kawasan tersebut usai dari Jalan Karya Cilincing hendak pulang ke rumah. Namun, ditengah perjalanan tiba-tiba handphone berdering dan saya menepi ke pinggir jalan,” kata Dedi kepada wartawan, Sabtu (25/12/2021).

Dedi menjelaskan, di tempat kejadian perkara (TKP) ia berhenti sebentar dan mengangkat telfon. Saat dirinya sedang menerima telfon di pinggir jalan, tiba-tiba Dedi dihampiri oleh empat orang yang tidak dikenalinya menggunakan sepeda motor. Keempat terduga pelaku begal itu mendekati dan mencoba menginterogasi dirinya. Namun, salah seorang pelaku langsung merampas handphone korban. Tidak hanya itu, keempat terduga pelaku ini juga hendak merampas sepeda motor korban.

“Saya matikan motor saya, saya tarik kuncinya, saya buang. Setelah itu saya dipukuli sampai helm saya lepas, dipukulin berkali-kali sampai jatuh,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dedi menambahkan ketika itu dirinya sempat berteriak meminta tolong kepada warga. Namun, lantaran kondisi kawasan tersebut sepi, tidak ada seorang pun yang menolongnya. Ia mengaku kebetulan saat itu dirinya memang membawa sebilah pisau lipat yang diselipkan di dalam sakunya.

“Karena lihat saya mengeluarkan pisau, para pelaku ini mencoba lari. Tapi saya tarik satu orang pelaku (Reza), dia sampai megang besi belakang motor temannya, saya tarik terus,” katanya.

Para pelaku lain tidak tinggal diam, dirinya mengaku sempat dipukul dengan pelaku lainnya saat menarik pelaku bernama Reza.

“Yang lain ini tetap mukulin saya, mungkin dia (Reza) capek karena berat badanku, terlepas dari pegangan motor itu dia. Langsung saya tikam dia,” ucapnya.

“Disitulah saya mulai beraksi, saya ingat waktu itu saya pelukan, sambil menikam, sekitar dua kali, terus pas dia jatuh cuma sekali saya tikam di bagian dada,” tambahnya.

Ia melanjutkan, saat itu Reza yang ditikamnya sudah tidak berdaya sementara tiga pelaku lainnya kabur meninggalkan mereka di lokasi kejadian.

“Saya periksa kantongnya, pas ada hp di sebelah kiri dia, langsung saya kantongi hpnitu, nggak dilihat saya ternyata bukan hp saya yang diambil itu,” katanya.

Dedi yang dalam kondisi panik, langsung bergegas mencari kunci sepeda motornya kemudian melarikan diri pulang ke rumah. Sementara pisau lipat ia buang di sekitaran TKP.

Informasi yang diperoleh, Dedi didampingi kuasa hukumnya telah melapor dan menyerahkan diri ke Polrestabes Medan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus ketika dikonfirmasi membenarkan dugaan pelaku pembunuhan tersebut merupakan korban begal.

“Infonya diduga pelaku pembunuhan merupakan korban begal, karena handphonenya diambil oleh para pelaku begal,” kata Firdaus.(jos)

Leave a Reply