Kejagung Kantongi Data 395 Terduga Teroris dan 99 Organisasi Teroris

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Sepanjang 2021, Kejaksaan Agung mengumpulkan data 395 orang terduga teroris dan 99 organisasi teroris nasional dan internasional.

Selain itu, Kejagung juga melakukan 12 kegiatan pengamanan penanganan perkara

“Semua dilakukan guna membangun bank data intelijen, ” kata Jaksa Agung ST. Burhanuddin.

Dalam Refleksi Akhir Tahun 2021, Jumat (31/12) malam tidak dijelaskan lebih lanjut tentang terduga teroris dan organisasi teroris tersebut.

CEKAL

Pada bagian lain, Burhanuddin mengungkapkan juga selama 2021, institusinya melakukan Cegah Tangkal (Cekal) dan pengawasan orang asing  207 orang.

“Langkah ini sebagai upaya untuk mengeliminir ancaman, gangguan, hambatan, tantangan (AGHT) stabilitas keamanan negara, dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi, ” tuturnya.

Juga, dalam keterangan tidak dijelaskan
siapa saja orang domestik yang dicegah dan darimana asal negara orang asing yang ditangkal masuk Indonesia.

Dalam kesempatan itu, dia hanya mengatakan institusinya juga telah melakukan 49 kegiatan pengamanan sumber daya organisasi.

ALIRAN

Selain itu, tambah Pria berkumis tebal ini pihaknya membentuk 110 Posko Perwakilan Kejaksaan  yang tersebar di seluruh pelabuhan udara.

Serta, melakukan monitoring dan evaluasi beberapa aliran keagamaan.

Juga, melaksanakan pengamanan investasi dengan total anggaran Rp691 triliun.

“Terakhir, menangkap 137 orang buronan
terdiri,  88 orang perkara tindak pidana Khusus dan 49 orang perkara tindak pidana umum, ” pungkasnya. (ahi)

Leave a Reply