Penyelidikan Kasus Mafia Tanah Cipayung Masih Berkutat Permintaan Keterangan

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Berbeda dengan Kejati Sumut dan Kejati Sultra, Kejati DKI masih berkutat dengan permintaan keterangan terkait kasus Mafia Tanah, di  Cipayung, Jakarta Timur.

“Tidak ada kendala untuk meningkatkan ke tahap penyidikan, ” kata Kasipenkum Kejati (Kejaksaan Tinggi) DKI Ashari Syam saat dimintai tanggapan terkait penyelidikan kasus Cipayung, Sabtu (15/1).

Sampai kini, menurut Ashari sudah 15 orang dmintai keterangan oleh tim penyelidik tanpa menyebutkan siapa saja dan dari institusi apa dan perorangan, yang telah dimintai keterangan.

“Sudah 15 orang dimintai keterangan, ” tukasnya.

Terkait, kasus Cipayung terdengar khabar Kejati DKI telah meminta keterangan Kepala Dinas Pertamanan dan Lahan Kota DKI Suzy Marsitawati Anwar dan Jajarannya serta pihak terkait.

Hanya saja, Suzy enggan menanggapi soal permintaan keterangan dirinya, meski pesan melalui WhatSaap tercontreng biru.

Penyidikan kasus  Cipayung dimulai 17 November berdasar Surat Perintah Penyelidikan (Sprinlid) : Print-2709/M.1/Fd.1/ 11/2021 tanggal 17 November 2021.

Belakangan, Kejati DKI juga menerima laporan soal penggadaan lahan pertamanan di Daan Mogot, Jakarta Barat.

Meski sertifikat lahan sudah dikuasai oleh Notaris yang ditunjuk oleh Dinas dan sudah sampai tahap 14 pembayaran tak kunjung dilakukan.

PENYIDIKAN

Jauh sebelumnya, Kejati Sultra telah meningatkan status Mafia Tanah,  di Kelurahan Toronipa ke Penyidikan.

“Sudah, kita tingkatkan ke Penyidikan (Dik), tapi Dik umum sifafnya, ” kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultara Sarjono Turin kepada Jakartanews. Id, Kamis (23/12).

Sprinlid bernomor: Print- 05/P.3/Fd.1/09/2021, yang diterbitkan 1 September lalu.

Sebelumnya, Kejati Sumut sudah meningkatkan ke penyidikan  kasus perambahan Kawasan Suaka Margasatwa, Kabupaten Langkat dan Kabupaten Deli Serdang.

Kasus ini diselidiki dengan nomor Sprinlid: Print-26/L.2/Fd.1/11/ 2021 tanggal 15 November 2021.

Satunya lagi, Perambahan Hutan Lindung, Kabupaten Serdang Bedagai. Sprinlid bernomor: Print-27/L.2/Fd.1/ 11/2021 tanggal 15 November 2021. (ahi)

Leave a Reply