Viral Aksi Pencurian di Dalam Rumah Warga, Polsek Sawah Besar Berhasil Tangkap Tersangka

PORTALKRIMINAL.ID-JAKARTA – Polsek Sawah Besar menciduk pencuri Hp yang viral di sosial media saat beraksi di rumah M Sapin Jalan G No. 04 RT 02/07 Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Aksi pencurian itu terjadi ketika korban sedang tidur pada (21/1/2022) dini hari, pelaku masuk ke dalam rumah.

Dalam rekaman CCTV yang viral, pelaku membuka gerbang rumah korban secara perlahan.

Kemudian, pelaku membuka pintu rumah korban yang kebetulan saat itu lupa dikunci oleh Sapin.

Dengan leluasa, pelaku mengambil Hp merk Vivo dan Xiomi yang tergelatak di meja serta membawa kabur laptop.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Maulana Mukarom mengatakan, usai jadi korban pencurian, Sapin membuka CCTV dan melihat seorang pelaku masuk ke dalam rumahnya.

Akhirnya korban membuat laporan polisi pagi harinya dengan kerugian sekira Rp, 9.900.000.

“Dari laporan korban, kami kemudian melakukan penyelidikan, kami memeriksa saksi, mengumpul CCTV dan lainnya,” ucap Maulana.

Hasil penyelidikan akhirnya membuahkan hasil karena anggotanya mendapati keberadaan pelaku berinisial RA (28).

Polisi kemudian melakukan pemburuan kepada pelaku pencurian barang berharga milik Sapin.

Akhirnya Polsek Sawah Besar menangkap RA Jalan Narada Tanah Tinggi, Johar Baru Jakarta Pusat.

“Ternyata pelaku ini berjumlah dua orang, satu orang berinisial C ini bertugas memantau situasi rumah korban,” tegas dia.

Maulana menerangkan, awalnya RA ini mengajak C untuk melakukan pencurian dan setelah disepakati keduanya berkeliling wilayah Jakarta Pusat.

Setelah menemukan target pencuriam, RA menjadi eksekutor dan C mengawasi lingkungan sekitar.

Jika ada warga yang melintas, C akan memberitahu RA supaya aksinya tidak diketahui.

Sayangnya, RA tidak menyadari kalau di sekitar lokasi ada CCTV yang terpasang, hingga akhirnya aksinya itu viral.

“Pelaku masuk ke rumah mengambil barang berupa Handphone, tablet dan laptop korban yang berada di meja tv,” kata Maulana.

Barang hasil curian itu dijuak oleh pelaku kepada seorang penadah berinisial J di kawasan Jakarta Pusat seharga Rp, 1,3 juta.

Uang hadil penjualan itu dibagi dua dengan rincian RA mendapatkan uang Rp, 700 ribu dan C Rp, 600 ribu.

Kemudian uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari karena memang RA dan C adalah pengangguran.

“Kami masih terus mendalami keterangan tersangka ini,” jelas dia.

Pelaku dikenakan dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman kurungan penjara selama lima tahun.(nugroho)

Leave a Reply