Diungkap Polisi, Mayat Wanita Ditemukan di Hotel Mangga Besar Korban Malpraktek Filler Payudara

PORTALKRIMINAL.ID-JAKARTA: Mayat wanita ditemukan tewas di sebuah hotel di kawasan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat, ternyata  korban malpraktek filler payudara. Dalam kasus tersebut, Unit Reskrim Polsek Metro Tamansari Polres Meteo Jakarta Barat, menangkap dua pria, salah satunya sebagai penyuntik silikon ilegal panggilan.

Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Rohman Yonky Dilatha menjelaskan korban berinisial RCD (35) ditemukan tewas di tempat tidur di hotel kawasan Mangga Besar, Tamansari, Sabtu (19/2/2022) lalu. Sedangkan dua pelaku yang kini ditahan berinisial WR dan AF.

“Saat ditemukan kondisi payudara korban mengeluarkan darah dan cairan silikon,” kata Rohman didampingi Kasi Humas Polres  Metro Jakarta Barat, Kompol M Taufik Iksan, Selasa (22/2/2022) siang .

Dibeberkan kapolsek, berdasarkan pengakuan WR, korban sebelumnya janjian bertemu di hotel. Selanjutnya pada hari Kamis (17/2/2022) korban chek in di kamar hotel  tersebut.

Dijelaskan oleh Rohman, mengetahui korban sudah di hotel pelaku WR berangkat dari Cikupa, Tangerang dijemput oleh seorang pria diketahui berinisial AF warga di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Tersangka WR sebelum menemui korban membeli cairan silikon di sebuah toko kimia. Sedangkan untuk bius (lindocaine) suntik dan jarum serta obat ponstan dan amoxilin sudah dibawa pelaku,” tutur kapolsek lagi dengan menyebutkan mereka akhirnya tiba di hotel kamar 401 sekitar pukul 13:00 WIB.

Selanjutnya, pelaku WR melakukan tindakan penyuntikan bius terlebih dahulu terhadap korban disusul menyuntikan  silikon ke kedua payudara RCD sebanyak 1000 ml, yang mana setiap satu payudara disuntik silikon sebanyak 500 ml.

Masih diungkapkan kapolsek, pengakuan penyuntik yang tak memiliki keahlian tapi sudah menekuni sejak tahun 2004,  tarif suntik tersebut Rp. 4 juta dengan  rincian sudah ditransfer Rp 1,5 juta dan yang Rp 2,5 juta dibayar tunai. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari AKP Roland Olaf Ferdinan mengatakan, pihaknya menangkap tersangka WR di Cikupa, Tangerang dan tersangka AG di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Menurutnya,  pelaku dikenakan PASAL : 197  dan 198 Jo 106 UURI No. 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara atau didenda 1,5 Milyar rupiah. (Warto)

Leave a Reply