Polres Lebak Ungkap Tiga Kasus Curanmor dan Pembobolan Minimarket di Lebak, 7 Masuk Bui

PORTALKRIMINAL.ID-LEBAK: Polres Lebak Polda Banten berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian bermotor (curanmor) dan kasus pembobolan Minimarket di wilayah hukum Polres Lebak. Para pelaku diamankan, kini masuk bui.

Dalam keterangan pers kepada awak media, Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan, menjelaskan pihaknya telah mengungkap 4 kasus tindak pidana antara lain 3 kasus Curanmor dengan pelaku sebanyak 4 orang,  dan 1 kasus pembobolan di Minimarket dengan pelaku  3 orang.

Kapolres didampingi Kasat Reskrim, Iptu Indik Rusmono dan Kasi Humas Polres Lebak Iptu Jajang Junaedi, menjelaskan ungkap kasus Curanmor yang pertama, ĺmengamankan pelaku MA (29) berikut barang buktinya di Toko Pizza Rangkasbitung, Jalan Multatul, Rangkas Bitung Kabupaten Lebak. 

Lalu yang kedua, lanjut Wiwin, kasus Curanmor di Kampung Nagajaya Desa Warung Banten Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak, pelaku SR (26) dan SB (36) kini  diamankan di Polres Lebak berikut barang buktinya.

Masih menurut kapolres,  kasus Curanmor yang ketiga berhasil diringkus tersangka SD (24). Maling sepeda motor ditangkap  pada saat melakukan aksinya di Desa Kadu Agung Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak. 

Selanjutnya dijelaskan Wiwin Setiawan, Satreskrim Polres Lebak juga menangkap pelaku pembobolan Minimarket  di Desa Rahong, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. “Dari pengungkapan tersebut Satresrkrim Polres Lebak  menangkap pelaku YN (34), EM (30) dan RM (33),” kata Wiwin Setiawan. 

Dalam keterangannya, Wiwin menjelaskan bahwa pelaku melakukan aksinya dengan menjebol tembok belakang Alfamart dan Indomaret kemudian masuk dan merusak CCTV yang terpasang di toko. Para pelaku mengambil uang sebesar 15 juta di brankas dan mengambil barang-barang lainnya. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Indik Rusmono menambahkan dari 4 kasus tersebut Polres Lebak berhasil mengamankan 7 pelaku dan 9 sepeda motor dan barang bukti lainnya. 

“Para pelaku tersebut sangat meresahkan  dan menganggu kenyamanan masyarakat,”  ucap Indik Rusmono. 

Atas perbuatan tersebut, para pelaku curnamor dikenakan pasal 363 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. Sedangkan pelaku pembobolan Minimarket dikenakan pasal 363 ayat 2 KUHPidana Jo pasal 65 dengan ancaman pidana penjara selama 9 tahun (Warto)

Leave a Reply