Lagi – lagi Dua Pejabat Bea Cukai Dicecar Kejaksaan Agung, Cari Tersangka Impor Baja

PORTALKRIMINAL.ID -JAKARTA: Lagi-Lagi, Pejabat Bea dan Cukai (BC) diperiksa terkait perkara Impor Besi atau Baja, Baja Paduan dan Produk Turunannya,  2016- 2021.

Mereka adalah, S selaku Kasi Penindakan dan Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan BC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak.

Serta,  HS (Kasi Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean Merak.

Hingga usai pemeriksaan status kedua Pejabat BC masih sebagai saksi dan belum dicegah ke luar negeri. 

Beberapa jam sebelumnya,  3 Pejabat BC dijadikan tersangka Mafia Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Emas,  2015- 2021 dan dijebloskan ke penjara. 

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Dr. Ketut Sumedana mengatakan status kedua Pejabat BC adalah saksi.

“Mereka diperiksa terkait upaya tim penyidik untuk membuat terang tindak pidana (kemudian menetapkan tersangka, Red), ” katanya, Kamis (7/4) malam. 

Sebelum ini tiga Pejabat Teras Ditjen BC telah diperiksa, yakni Nirwala Dwi Heryanto (Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa), Rabu (23/3).

Lalu,  Untung Basuki (Direktur Fasilitas Kepabeanan) dan R. Fadjar Donny Tjahjadi (Direktur Teknis Kepabeanan), Selasa (22/3).

Ketut menambahkan selain Dua Pejabat BC turut diperiksa juga S (Bendahara Pengeluaran Direktorat Impor pada Ditjen Perdagangan Luar Negeri,  Kementarian Perdagangan (Kemdag).

Pemeriksaan ini menindak lanjuti pemeriksaan terhadap Direktur Impor Moga Simatupang,  Senin (21/3) yang sampai kini masih berstatus saksi dan belum dicegah ke luar negeri. 

IMPORTIR

Dalam rangka mencari tersangka,  Kejaksaan Agung juga mulai menggarap 6 Importir yang diduga menyalah gunakan izin Pejabat Kemdag untuk impor baja. 

Setelah memeriksa Dirut PT. Perwira Adhitama Sejahtera inisial TS,  Rabu (30/3), Kejagung memeriksa LS selaku Dirut  PT. Jaya Arya Kemuning (JAK), Rabu (6/4).

Namun, lagi-lagi status masih saksi dan belum dicegah bepergian ke luar negeri. 

Kantor PT. Arya Kemuning adalah satu dari dua kantor importir yang belum digeledah. Satunya,  PT. Duta Sari Sejahtera. 

Empat kantor importir lainnya sudah digeledah  secara terpisah dan disita sejumlah barang bukti. 

Tiga diantaranya digeledah,  Senin (21/3) bersama penggeledahan di Ruang Setjen dan Direktorat Impor,  Kemdag. 

Mereka,  terdiri PT. Intisumber Bajasakti, PT. Bangun Era Sejahtera dan Kantor PT Perwira Adhitama Sejati. 

Satu importir lagi,  PT. Prasasti Metal Utama digeledah bersaman dengan tindakan serupa di Kementerian Perindustrian,  Rabu (30/3).

Pada Rabu (6/4), turut diperiksa RS (General Manager PT Binatama Akrindo dan DKU (Direktur Utama PT Mitra Logam Pratama).

Dalam keterangan Kapuspenkum tidak dijelaskan keterkaitan kedua perusahaan itu dengan perkara Impor Baja. 

“Mereka diperiksa terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Impor Besi atau Baja, Baja Paduan dan Produk Turunannya,” pungkas Ketut. (ahi

Leave a Reply