Kejaksaan Agung Tetapkan Dirjen Daglu Tersangka Mafia Migor 

Jaksa Agung ST. Burhanuddin

PORTALKRIMI AL.ID -JAKARTA: Dirjen Perdagangan Luar Negeri (Daglu), Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana ditetapkan tersangka Mafia Minyak Goreng (Migor).  atasannya (Mendag)  segera menyusul? 

Jaksa Agung ST. Burhanuddin memberikan Green Light (Lampu Hijau) tentang kemungkinan atasan Dirjen Daglu menjadi tersangka berikutnya. 

“Siapa pun. Menteri sekali pun,  bagi kami jika cukup alat bukti,  akan ditindak lanjuti (menjadi tersangka,  Red,” katanya,  di Kejaksaan Agung,  Selasa (19/4).

Sikap Jaksa Agung didukung oleh Ketua Tim Advokasi Patriot Indonesia (TAPI)  Iqbal Daud Hutapea. 

Bahkan, dia meminta Kejagung untuk segera memeriksa  Mendag. 

“Sulit untuk tidak mengatakan, Menteri tidak tahu apa yang dilakukan Dirjen Daglu. Suka atau tidak suka, Menteri harus bertanggung jawab,” ujar Iqbal secara terpisah. 

Menurut dia,  hal ini terkait adminsitrasi pemerintahan dan prinsip kesamaan di depan hukum (Equality By The Law). 

“Agar pemeriksaannya lebih mudah, maka secara Ksatria Mendag harus mengundurkan diri,” sarannya. 

Praktik ini bukan barang baru,  sebab sudah ada jurisprodensinya. Mulai Mensos Juliari Batubara dalam kasus Bansos dan lainnya. 

TAPI juga mendukung sepenuhnya Jampidsus Dr. Febrie Adriansyah dan Direktur Penyidikan Dr. Supardi untuk membongkar praktik Mafia Migor hingga ke akarnya agar tidak terulang. 

“Sekaligus jawaban atas keresahan masyarakat dua bulan belakangan ini.TAPI dukung sepenuhnya.”

Jajaran Kemdag belakangan didera aneka dugaan tindak pidana,korupsi, diantaranya Impor Baja atau Besi.

Tidak menutup kemungkinan Dirjen Daglu dan Jajarannya  bakal dibidik lagi oleh Gedung Bundar,  Kejagung. 

DITAHAN

Udah Nasib Indrasari Wisnu Wardhana, beberapa menit ditetapkan tersangka langsung dijebloskan ke Rutan Salemba Cabang Kejagung. 

Pastinya, tidak bisa melakukan Sahur dan Lebaran bersama keluarga lagi. Entah sampai kapan?

Pengumuman tersangka Perkara Pemberian Fasilitas Ekspor Crude Palm Oil dan Turunannya, sejak Januari 2021 – Maret 2022 cukup istimewa. 

Istimewanya,  karena Jaksa Agung menyampaikan langsung didampingi Jampidsus dan Direktur Penyidikan di depan pintu masuk Gedung Menara  Kartika Adhyaksa, Kejagung. 

Pengumuman langsung tidak lepas dari perhatian Jaksa Agung terhadap langkanya minyak goreng, beberapa waktu lalu. 

“Ini adalah bukti Negara hadir,” tuturnya. 

Bersama Indrasari, turut dijadikan tersangka Master Parulian Tumamgor selaku Komisaris PT. Wilmar Nabati Indonesia (WNI) 

Serta,   Stanley M (Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group (PHG) dan PTS selaku General Manager di Bagian General Affair PT. Musim Mas.

Terhadap MPT seperti halnya Indrasari ditahan 20 hari di Rutan Kejagung. Lalu, SM dan PTS ditahan di Rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. 

Sebelum, ditetapkan tersangka dan ditahan keempat orang tersebut terlebih dahulu diperiksa,  di Gedung Bundar,  Kejagung. (ahi)