Jenazah David Sialagan Tiba di Rumah Duka, Tangis Histeris Sanak Keluarga Pecah

Timbul Sialagan meratapi jenazah David Sialagan setiba di rumah duka.(ist)

PORTALKRIMINAL ID -PEMATANG SIANTAR: Jenazah David Sialagan (22), mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogjakarta tiba di rumah duka di Jalan Sarullah Kelurahan Martimbang Kecamatan Siantar Selatan Kota Pematangsiantar, Senin (9/5) sekitar pukul 17.45 wib.

Begitu jenazah diturunkan dari mobil ambulance, tangis histeris sanak keluarga dan family pecah.

Timbul Sialagan, ayah dari almarhum David Sialagan tak kuat menahan kesedihan.

Pria yang sudah lama ditinggal istri yang telah duluan menghadap sang pencipta seolah tak mampu berdiri.

Diapun terpaksa dipapah untuk bangkit. Air matanya tak terbendung membasahi pipinya dan sesekali menjerit histeris melihat jenazah putra tercintanya yang dia harapkan bisa membantu masa tuanya.

Di tengah cuaca gerimis, sanak saudara dan handaitaulan silih berganti hingga memenuhi rumah duka di Jalan Sarullah Kelurahan Martimbang Kecamatan Siantar Selatan Kota Pematangsiantar.

“Boasama hatopho lao maninggalhon hami amang David (kenapalah secepat ini kau pergi meninggalkan kami David),” histeris Timbul Sialagan.

Engkau begitu cepat menyusul mamakmu, amang. Kenapa begitu tega engkau meninggalkan kami,” tangis Timbul sambil meratapi wajah anak kesayangannya tersebut.

Di tengah persemayaman anaknya, Timbul Sialagan, mantan Ketua PWI Kota Pematangsiantar periode 2013-2016 ini mengungkapkan, jenazah anaknya David Sialagan yang saat ini duduk di semester 8 Institut Seni Indonesia Jogyakarta itu diberangkatkan tadi siang sekitar pukul 12.00 WIB dengan menggunakan pesawat Cargo.
Timbul Sialagan mengaku, sebelum jenazah David Sialagan dikebumikan, pihak keluarga akan membuat acara adat batak.

Diapun berharap agar pihak Polda DIY dapat segera mengungkap dan menangkap para pelaku pembunuhan anaknya tersebut.

“Saya dapat kabar kalau polisi disana (Polda DIY) mengaku sudah menemukan titik terang dan semoga polisi cepat mengusut dan menangkap pelakunya.

“Ya baru saja saya ditelpon dari Jogyakarya bahwa sudah ada titik terang terkait kasus tersebut, ucap Timbul Sialagan.

Ketika ditanya apakah ada tanda-tanda atau mimpi sebelum kematian David, Timbul hanya bisa mengatakan akhir-akhir ini aku terus tertuju memikirkannya.

“Kalau mimpi kayaknya tidak ada,” kata Timbul Sialagan.

Timbul Sialagan berharap polisi dapat segera mengungkap kasus pembunuhan anaknya tersebut.

“Saya berharap polisi dapat segera menangkap para pelaku, hukum sesuai perbuatannya,” tandas wartawan Harian Analisa itu.(jos)