Badiklat Kejaksaan Cetak Sejarah Guna Penyiapan Jaksa Berkualitas

Kaban Diklat Kejaksaan Tony T. Spontana. (Ahi)

Kerjasama dengan Unila Progam Doktor

PORTALKRIMINAL.ID-JAKARTA:  Badan Diklat Kejaksaan mencetak sejarah saat menanda tangani  kerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Lampung untuk Program Beasiswa Studi Lanjut (S 3) bagi Jaksa.

Cetak sejarah dimaksud,
terkait kolaborasi produktif antara Badan Diklat Kejaksaan dengan Fakuktas Hukum Universitas Lampung dalam pendidikan Doktoral buat Jaksa.

“Hari ini kita mencetak sejarah dalam rangka kolaborasi produktif antara Badan Diklat Kejaksaan dengan Universitas Lampung,” kata Kepala Badan Diklat (Pendidikan dan Latihan) Kejaksaan, Selasa (7/6) 

Pernyataan tersebut disampaikan usai penanda tangan kerjasama antara kedua lembaga, di Universitas Lampung (Unila) Selasa (7/6).

Fakultas Hukum Universitas Lampung diwakili langsung Dekan-nya Dr. Muhammad Fakih SH.MH.

Menurut Tony, kerjasama Program Beasiswa (Studi Lanjut) sudah mendesak dan   sangat tepat menghadapi tantangan Sumber Daya Manusia (SDM)di Indonesia yang akan datang.

“Saya sangat mengapresiasi mengingat kurang dari 10 persen Jaksa yang memenuhi klasifikasi pendidikan Pasca Sarjana S3,” pujinya.

Terkait kurangnya Jaksa memenuhi klasifikasi pendidikan S3,  khususnya 3 tahun belakangan ini, disebutkan Tony pendorong Badiklat Kejaksaan menyediakan Beasiswa bagi Jaksa.

“Kurangnya jaksa memenuhi klasifikasi S3, mendorong Badiklat menyediakan beasiswa bagi Jaksa.”

Kehadiran Kaban Diklat Kejaksaan ini menindak lanjuti perintah Jaksa Agung ST. Burhanuddin untuk menghadiri langsung kerjasama tersebut untuk implementasi Program Studi Lanjut Jaksa.

ANGGARAN

Tony T. Spontana melanjutkan program kerjasama untuk Studi Lanjut Jaksa ini, karena tahun 2022 adanya ketersediaan anggaran.

Sesuai anggaran 2022, kerjasama ini tidak hanya dengan Unila, tapi enam lembaga perguruan tinggi lain dalam rangka penyediaan program beasiswa bagi pendidikan S2 dan S3. 

Tahun depan, berdasarkan keputusan Rapat Kerja Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang), Badiklat menerima peningkatan alokasi anggaran sekitar 100% dan dapat bekerja sama dengan 11 perguruan tinggi.

“Alokasi anggaran yang semula Rp5 Miliar mengalami peningkatan hingga hampir Rp13  miliar,” akhirinya.

Hadir dalam tersebut Kajati Lampung Nanang Sigit Yulianto,  Plt. Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked. M.Kes., Dekan Fakultas Hukum Universitas Lampung Dr. M. Fakih, S.H., M.S dan lainnya. (ahi)