Polsek Tamansari Gerebek Kampung Ambon, Tangkap 3 Pengedar Temukan Uang Rp 34,6 Juta di Plafon

PORTALKriMINAL.ID-JAKARTA: Polsek  Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat, menggerebek Kampung Ambon, Cengkareng, Selasa (7/6/2022).  Di Komplek Permata tersebut, tiga pengedar narkoba ditangkap dengan barang bukti sabu siap edar, senjata tajam dan uang Rp 34,6 juta.

Kapolsek Metro Tamansari, AKBP
Rohman Yonky Dilatha mengatakan pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap yang diduga sebagai pengedar narkoba. 

“Kami masih memeriksa ketiga orang tersebut untuk dikembangkan kembali,” kata kapolsek yang dikonfirmasi Selasa sore.

Sementara itu,  Kanit Reskrim Polsek Metro  Tamansari,  AKP Roland Olaf Ferdinand yang memimpin penggerebakan tersebut, pada gebrakannya di Kampung Ambon itu dilakukan berdasarkan informasi dan hasil pengembangan. 

“Tiga orang diduga pengedar narkoba jenis sabu yang kita amankan sempat mau kabur saat mau ditangkap petugas,” ujarnya dengan menyebutkan identitas ketiga pengedar itu, MNS, SN dan JK.

Dijelaskan kanit reskrim, saat pihaknya memeriksa ketiga pengedar itu tidak  barang bukti narkoba .ditemukan. Namun petugas menemukan sabu di kotak kartu nama, di dekat tempat mereka nongkrong. 

“Ada 11 paket sabu siap edar di dalam kotak berwarna merah tersebut dan sedotan plastik yang kita temukan di bawah pot bunga, tempat mereka duduk,” sebut Roland di lokasi.

Masih dituturkan kanit reskrim, anggotanya juga melakukan penyisiran di  sebuah kos-kosan. Saat digeledah, petugas kembali menemukan enam paket sabu di dalam bungkus rokok di salah satu kamar kos tak bertuan. 

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti lain yakni alat hisap sabu dan dua senjata tajam jenis belati. “Pada saat menggeledah kamar kos sebelah dan ditemukan barang bukti dua senjata tajam, buku tabungan, timbangan, kartu ATM, serta uang tunai senilai Rp34,6 juta yang di atas plafon.

“Total barang bukti narkoba jenis sabu siap edar yang kita amankan yakni sebanyak 2,9 gram yang terbagi di beberapa plastik klip yang kami temukan,” tambah Roland yang mengatakan bahwa uang puluhan juta yang ditemukan tersebut diduga merupakan uang hasil penjualan narkoba. 

Sementara ketiga pelaku telah dilakukan tes urine, MNS dan SN dinyatakan positif narkoba. Sedangkan elaku JK hasil tes urine negatif. (Warto)