Kapolda Metro Jaya Buka Acara Penyuluhan Hukum, Sosialisasikan Perkap No. 2 Tahun 2022 Tentang Kode Etik Polri

PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran membuka acara Penyuluhan Hukum tentang Implementasi Pengawasan Melekat berdasarkan Perkap No. 2 Tahun 2022 dikaitkan dengan Pelanggaran Disiplin dan Kode Etik Profesi Polri, di Gedung BPMJ, Rabu (6/7/2022).

Kapolda menyampaikan bahwa selama ini yang menjadi kelemahan kita adalah belum efektifnya pengawasan diharapkan dengan adanya Perkap Nomor 2 Tahun 2022 Perkab ini sebagai petunjuk arah.

Mengapa perlu adanya pengawasan karena anggota Polri memiliki kewenangan yang besar oleh sebab itu pelaksanaan kewenangan itu perlu diawasi bagi atasan dalam pelaksanaan tugas seorang atasan harus aktif melakukan pengawasan. Jika dalam pelanggaran hukum ditemukan atasan tidak melakukan pengawasan atau pasif, maka seorang atasan juga bisa menjadi terperiksa ini yang perlu dipahami pentingnya pengawasan melekat dalam upaya untuk mengarahkan dan mengendalikan bawahan guna mencegah perilaku menyimpang sehingga visi dan misi Polri dapat tercapai sesuai dengan program Kapolri.

“Banyak prestasi yang sudah diraih namun prestasi tersebut sirna hanya karena terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, khususnya anggota-anggota yang ada di lapangan, seperti penyidik  Reserse dan Lalu Lintas yang paling banyak bersentuhan dengan masyarakat. Tidak kalah penting adalah pengawasan terhadap personil yang melakukan pelayanan kepada anggota Polri sendiri seperti bagian Keuangan bagian personil bagian Logisitik yang melakukan pelayanan ke dalam juga harus dilakukan pengawasan,” ujar Fadil

“Jadi kalau rekan-rekan melihat saya membatasi diri itu bagian dari pada pengawasan pasif saya supaya tidak semua orang bisa berinteraksi, tidak semua orang bisa mempengaruhi saya anda sebagai pejabat pasti banyak cara agar anda dalam melaksanakan kewenangannya diatur dikendalikan,” kata Fadil.

Lanjut Fadil, poin utama dari saya adalah mari mulai dari diri sendiri  bahwa pengawasan yang terbaik itu adalah pengawasan yang datang dari diri sendiri

“Kita harus memiliki moral kompas sebagai petunjuk arah mana yang harus mana yang tidak boleh. Apabila moral kompas itu lurus, saya kira tidak ada anggota yang akan belok-belok melanggar aturan, dan pentingnya pengawasan melekat dalam upaya untuk mengarahkan dan mengendalikan bawahan guna mencegah perilaku menyimpang bagi anggota Polri, sehingga visi dan misi Polri dapat tercapai sesuai dengan program Presisi Kapolri,” papar Fadil.

Demikian kata pengantar dari saya, secara resmi penyuluhan hukum tentang implementasi pengawasan melekat berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2022 dinyatakan dibuka. (Amin)

Exit mobile version