Polisi Tetapkan Satu Tersangka Terkait Kasus Kematian Santri Ponpes di Tangerang

PORTALKRIMINAL.ID -TANGERANG: Polresta Tangerang Polda Banten,  menetapkan satu pelaku anak dalam kasus meninggalnya seorang santri berusia 15 tahun di sebuah pondok 
pesantren di Kabupaten Tangerang. 

Kasat Reskrim Polresta Tangerang,  Kompol Zamrul Aini mengatakan,  pihaknya menetapkan satu pelaku anak sebagai tersangka setelah dilakukannya olah TKP dan pemeriksaan terhadap enam orang saksi .

“Setelah dilakukan olah TKP, autopsi dan pemeriksaan enam orang saksi, kami menetapkan satu tersangka sebagai pelaku. Korban dan tersangka dan korban dari ponpres yang sama berkelahi pada hari Minggu (7/8/2022) lalu, kata kasat reskrim, Rabu (10/8/2022) siang.

Menurut Zamrul,  pelaku anak dikenakan dengan Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang penganiayaan terhadap anak yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Dijelaskan Zamrul, berdasarkan sistem peradilan anak, penahanan anak tidak boleh dilakukan dalam hal anak memperoleh jaminan dari orang tua, wali, lembaga anak, selama tidak melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan tidak mengulangi tindak pidana.

“Namun keputusan penahanan  atau tidak dilakukan penahanan secara fisik terhadap pelaku berdasarkan pertimbangan dan kewenangan penyidik,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, korban meninggal dunia usai terlibat perkelahian sesama santri dengan menderita luka lebam pada tubuh korban. (Warto)