Peras Korban Rp1 M, Tiga Jaksa Gadungan Ditangkap Satgas 53

PORTALKRIMINAL.ID -JAKARTA: Lama tidak kedengaran kiprahnya, akhirnya Satgas 53 Kejaksaan Agung.kembali unjuk gigi. Tiga jaksa gadungan berhasil ditangkap.

“Ketiga jaksa gadungan ditangkap, karena diduga melakukan pemerasan terhadap korban sebesar Rp1 miliar, ” kata Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana, Sabtu (13/8).

Terakhir, Satgas 53 menangkap Kasi Penyidikan, Pidsus, Kejati NTT dan Kasi Pidsus, Kejari Mojokerto.

Namun, sampai kini tidak diketahui sanksi kepada kedua oknum jaksa serta sanksi kepada dua Pejabat Atasannya sesuai janji Jaksa Agung saat membuka Rakernis Pengawasan 2021.

Hanya selentingan sempat terdengar informasi ada dugaan “ancaman” kepada tim yang menangkap Kasi Penyidikan, Pidsus, Kejati NYY.

Seiring waktu, hasil akhir pemeriksaan dari dua oknum jaksa terlupakan dan terhadap Kasi Penyidikan dikenakan sanksi dan ditempatkan di Datun, Kejagung. 

“Sekarang, bertugas di Datun (Perdata dan Tata Usaha Negara), Kejagung, ” sebut sebuah sumber, awal pekan ini.

STASIUN CIKINI

Kapuspenkum mengungkapkan ketiga jaksa gadungan, adalah WI, RAP dan FIP. Mereka ditangkap di sekitaran Stasiun Kereta Cikini, Jakarta Pusat.

“Pengamanan ketiga jaksa gadungan berkag kerjasama dengan Tim Kejari (Kejaksaan Negeri) Jakarta Pusat. “

Kasus berawal, laporan pengaduan korban. Tim gabungan lalu memantau, sejak Kamis (11/8) terhadap pelaku.

Sekitar pukul 21. 00 WIB, tim mendapat informasi minta uang Rp1 miliar, namun korban hanya menyanggupi Rp50 juta dan uang akan diambil pelaku, di Stasiun Cikini.

“Mengantongi informasi, tim bergerak ke sasaran dan mengamankan WI dan RAP serta uang Rp50 juta, senjata Soft Gun, telepon genggam dan kartu debit. “

Terhadap kedua pelaku, masih kata Ketut dibawa ke Kantor Kejari Jakarta Pusat guna dimintai keterangan.

“Dari keterangan pelaku, aksi itu dilakukan atas perintah FIP untuk mengambil hang Rp50 juta di dekat Stasiun Cikini. “

Dari keterangan WI dan RAP diperoleh keterangan FIP adalah seorang Wiraswasta dan tinggal di Dusun 01 Blok Pahing, RT. 001/003, Keluarahan Munjul, Astanajapura, Kabupaten Cirebon.

Tim lalu bergerak dan mendapatkan FIP berada di Masjid Kejagung. Lalu, menangkap serta menyerahkan ke Polres Jakarta Pusat.

“Sesuai Locua delicti (tempat kejadian perkara, Red), ketiga jaksa gadungan itu dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk proses hukum, ” pungkas Ketut. (ahi)