Tiga Kali Diperiksa, Status Eks Dirut PT. APR Shoful Ulum Tak Kunjung Berubah

Pembelian Lahan 20 Hektar di Depok
PORTALKRIMINAL.ID-JAKARTA: Kembali, Mantan Dirut PT. Adhi Persada Realti (APR) Shoful Ulum diperiksa Kejaksaan Agung terkait perkara pembelian lahan bermasalah, di Depok, 2012 – 2013.

Namun, hingga usai pemeriksaan untuk ketiga kalinya status Shoful Ulim belum berubah menjadi tersangka dan juga belum dicegah bepergian ke luar negeri.

“Statusnya (masih, Red) saksi, ” kata Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana, Senin (15/8) malam.

Shoful diperiksa pertama kali, Selasa (28/6) bersamaan pemeriksaan Mantan Dirut PT. APR 2012 inisial FF. Pemeriksaan kedua dilakukan, Kamis (14/7).

Ketut menjelaskan pemeriksaan SU guna membuat terang tindak pidana yang terjadi.

“Semua dilakukan guna memperkuat pembuktian dan pemberkasan perkara, ” akhirinya.

Dalam keterangannya, tidak disinggung alasan diperiksanya Shoful hingga tiga kali dalam perkara yang diduga merugikan negara ratusan miliar tersebut.

Padahal, para saksi lain hanya sekali diperiksa dan atau maksimal dua kali diperiksa, di Gedung Bundar, Kejagung.

SOAL WAKTU

Perkara pembelian lahan bermasalah seluas 20 hektar, di Limo dan Cinere, Depok untuk pembangunan Apartemen dan Perumahan disidik, sejak 6 Juni.

Kesibukan menangani Skandal Migor, Skandal Impor Baja bisa jadi membuat penetapan tersangka sedikit lamban.

“Kami dapat memahami kesibukan Kejagung. Namun, kami yakin penetapan tersangka hanya soal waktu, ” ujar Ketua Tim Advokasi Patriot Indonesia (TAPI) Iqbal Daud Hutapea, Selasa (16/8).

Dia beralasan perkara ini tidak serumit perkara Asabri, perkara Duta Palma Group dan lainnya.

“Beri kesempatan mereka bekerja pungkasnya.

Sampai kini, puluhan saksi diperiksa, antara lain Ipuk Nimpuno  (Dirut PT. APR) dan AH (Dirut PT. APR Periode Juli 2014 – Mei 2015).

Serta, Giri Sudaryono (Direktur PT. Adhi Karya 2013) serta Pundjung Setya Brata (Direktur PT Adhi Karya 2014).

Lalu,  AAG Agung Dharmawan (Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT. Adhi Karya) dan T (Komisaris PT. APR 2013), Senin (18/7). (ahi)