Polri Limpahkan Tahap I Berkas Perkara Irjen Ferdy Sambo Dkk ke Kejagung

Ditengah Belum Diungkapkan Motif PORTALKRIMINAL.ID -JAKARTA

: Ditengah belum diungkapnya motif pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, Bareskrim Polri limpahkan Tahap I berkas perkara Irjen Pol. Ferdy Sambo Dkk ke Jampidum, Kejaksaan Agung.

Pelimpahan tahap pertama berkas perkara pembunuhan berencana ke Jampidum (Jaksa Agung Muda Pidana Umum), Jumat (19/8)  menunjukan komitmen Polri  menuntaskan perkara Brigadir J.

Sekaligus jawaban tegas Polri atas kritik publik atas lambannya penanganan perkara di tengah dugaan intervensi dan atau perlawanan kelompok FS.

Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana mengatakan atas diterimanya berkas perkara 4 tersangka tersebut, Tim Jaksa Peneliti (TJP) segera meneliti berkas selama jangka waktu 14 hari.

“Selama jangka waktu 14 hari itu akan ditentukan sikap apakah berkas dapat dinyatakan lengkap (P 21) atau belum secara formil dan materiil, ” katanya, Jumat malam.

Dia menambahkan dalam jangka waktu tersebut, TJP akan melakukan koordinasi dengan Tim Penyidik guna mempercepat penyelesaian perkara.

“Langkah tersebut dalam rangka mengefektifkan waktu yang diberikan oleh UU (KUHAP, Red), ” jelasnya.

PIDANA MATI

Selain Ferdy Sambo, tiga tersangka lain terdiri Bharada Richard  Elizer Pudihang Lumiu, Brigadir Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf.

Ketut menyebutkan mereka disangka melanggar Pasal 340 KUHP jo. Pasal 338 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 56 ke-1 KUHP. 

Pasal 340 KUHP (Kitab Undang Undang Hukum Pidana), ancaman hukuman pidana mati (Depan Regu Tembak, Red).

Berkas perkara pembunuhan tidak dilakukan dalam satu berkas, sebaliknya dilakukan secara terpisah (displit).

Berkas Bharada E bernomor: 30/SUBDIT I/VIII/2022/DIT- TIPIDUM, tanggal 19 Agustus 2022.

Diikuti, berkas perkara Ferdy Sambo No: 31/ SUBDIT I/VIII/2022/DIT-TIPIDUM dan berkas perkara Brigadir Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf, masing-masing bernomor 32 dan 33.

Perkara ini terkait pembunuhan Brigadir J secara berencana, di Rumah Dinas Petinggi Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7).

Kurang lebih sebulan berikutnya, diikuti penetapan tersangka terhadap Bharada E, Rabu (3/8). Seterusnya, Ferdy Sambo serta Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf.

Terakhir, Jumat (19/8) Bareskrim Polri menetapkan Putri Candrawathi notabene istri Ferdy Sambo sebagai tersangka. (ahi)