Sebulan Operasi, Pengedar dan Bandar Narkoba di Kota Mojokerto Keok

PORTALKRIMINAL.ID -SURABAYA: Sebanyak 33 bandar maupun pengedar narkoba diamankan satreskrim Polresta Mojokerto. Para tersangka tersebut diamankan dari operasi yang digelar selama bulan agustus 2022.

“Total yang masuk untuk perkara peredaran narkoba ada 28 laporan dengan tersangka ada 33 orang,”ujar Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria, selasa 6 September 2022.

Wiwit mengatakan dari 33 orang tersebut, masing-masing tersangka memiliki status yang berbeda dalam peredaran narkoba di wilayah kota Mojokerto dan sekitarnya.

“Ada yang bandar, ada yang kurir, masih dalam pengembangan tidak berhenti sampai di sini. Untuk dua perempuan ini, UJ (28) ibu rumah tangga dengan barang bukti sabu 2,18 gram, double L 5 ribu butir dan pil Y 28 ribu butir. Untuk barang bukti besar dengan tersangka inisial DS (34), penjual olshop dengan barang bukti sabu seberat 1,44 gram,”jelasnya.

barang bukti yang diamankan, lanjut Wiwityakni sabu seberat 182,46 gram dengan asumsi 1 gram seharga Rp1,3 juta sehingga total Rp237.198.000. Ekstasi sebanyak 10 butir dengan asumsi per biji Rp350 ribu sehingga Rp3,5 juta. Pil Double L sebanyak 8.215 butir dengan asumsi per 1 biji sehingga total Rp24.645.000.

“Pil Y sebanyak 28 ribu butir diasumsikan per 1 biji Rp3 ribu sehingga total Rp84 juta. Sabu 28,05 gram diasumsikan per gram Rp1,3 juta sehingga total Rp36.465.000. Ekstasi sebannyak 10 butir, jika per biji Rp350 ribu maka total Rp3,5 juta. Pil Double L sebannyak 645 butir, jika per biji Rp3 ribu maka total Rp1.935.000,” terangnya.

Sedangkan untuk pasal yang dijeratkan yaitu pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 197 subsider Pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. “Ancamannya untuk (tersangka dengan barang bukti) di bawah 5 gram (penjara) 4 sampai 20 tahun. Kalau yang di atas 5 gram 5 tahun sampai hukuman mati,” tandasnya. (Yudhie)