Polres Metro Jakarta Barat Ungkap Ganja 304 Kilogram Jaringan Lintas Provinsi

PORTALKRIMINAL.ID JAKARTA: Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengungkap peredaran narkotika jenis hanja seberat 304 kilogram jaringan lintas Sumatera-Jawa.

“Keempat orang pelaku yang dibekuk, sudah ditetapkan tersangka. Mereka berinisial HS (28), FV (32), YH (28), dan NF (29),” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Jumat (16/9/2022).

Menurut Zulpan, keempat tersangka semuanya berperan sebagai kurir, diimingi Rp150 juta dari bandar.

“Pengungkapan berawal pada 3 September 2022 di Jalan Raya Lintas Timur Sumatera, Ketapang, Lampung Selatan,” papar Zulpan.

Tim melakukan pemberhentian terhadap salah satu truk tronton yang akan mengantarkan sayur seberat 20 ton menuju Jakarta. Truk tersebut dicurigai petugas menyelipkan ganja di antara barang bawaannya.

“Ditemukan 8 karung ganja ditumpuk sayuran. Kemudian diamankan 2 kurir pengantar HS dan EP,” kata Zulpan.

Selanjutnya, tim kemudian melakukan pengembangan terhadap HS dan EP diperintah oleh seorang Bandar berinisial AG yang masuk daftar pencarian orang (DPO), untuk mengantar pasokan ganja tersebut ke wilayah Jakarta.

Saat tiba di wilayah Poris, Tangerang, tim kembali menangkap YH dan MF. Mereka diduga hendak menjemput barang kiriman dari HS dan EP.

“Dari penangkapan tim, yang bersangkutan diperintahkan DPO MC dan SM (Bandar) dijanjikan Rp60 juta bila berhasil mengantar,” terangnya.

Lebih lanjut, Kombes Pasma Kapolres Metro Jakarta Barat menuturkan, pihaknya sempat mendapat perlawanan dari kedua pelaku berinisial YH dan MF. Saat itu kedua pelaku mencoba untuk menodong celurit saat petugas menghampiri.

“Dalam kendaraan ditemukan celurit, mereka berusaha melarikan diri. Namun mobil diberhentikan secara paksa dengan memecahan kaca,” ujarnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa ganja seberat 304 kilogram, satu unit Mobil Truk Tronton Isuzu warna putih, satu unit mobil Toyota Cayla, handphone milik para pelaku dan senjata tajam yang disimpan korban dalam mobil.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. (Amin)

Exit mobile version