Pengurus PT. SEI (Anggota Konsorsium Paket 3 BAKTI) Diperiksa, Indikasi Terlibat Skandal BTS ?

PORTALKRIMINAL.ID- JAKARTA: Perusahaan Surya Energi Indotama, anak usaha PT. Len (BUMN) kembali berurusan dengan Gedung Bundar, Kejaksaan Agung. Ada apa gerangan ?

Pertanyaan ini mengemuka karena sejak beberapa waktu lalu, Dirut PT. Surya Energi Indotama (SEI) Bambang Iswanto berulang diperiksa dan sudah dicegah ke luar negeri bersama 24 orang lainnya.

Bahkan, Bambang sudah tiga kali diperiksa sejak, Kamis (16/2), Selasa (16/3) dan Jumat (24/3).

Bersama dia, dua Eksekutif SEI juga telah diperiksa, yakni EN (Manager Akuntansi( dan YP (General Manager).
Kali ini yang diperiksa, adalah PTBN selaku Staf bagian Teknik Operasi PT. SEI.

Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana dengan diplomatis mengatakan semua bagian guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan.

“Tentu, dalam upaya membuat terang tindak pidana (menemukan tersangka baru, Red), ” katanya, Rabu (29/11) malam.

Secara terpisah terpisah, ikut diperiksa S selaku Direktur PT. Indo Electric Instrument.

HUAWEI

Sampai ini, dari 16 tersangka Skandal BTS 4G baru menjerat Direktur Keuangan PT. Huawei Tech Investment (HTI) sebagai tersangka.

Seperti halnya SEI, Huawei dan juga PT. Aplikanusa Lintasarta anggota Konsorsium Paket 3 BAKTI, Kominfo.

Bersama Mukti, Bambang Iswanto juga ikut dicegah dengan Mantan Dirut Telkominfra (Konsorsium Paket 1 dan 2) Bastian Sembiring dicegah ke luar negeri.

Dari berbagai keterangan, PT. SEI bersama PT. AL dan PT. Huawei mengerjakan 1. 795 Towe BTS 4G.

Ditargetkan 954 lokasi pembangunan tower sampai akhir 2021. Untuk tahun, 2022 sebanyak 841 lokasi titik desa ditargetkan selesai. (Ahi)