Kuliti Policy Impor Gula Bermasalah, Mantan Deputi Kementerian BUMN Dicecar

Karo Hukum Kemendag Kembali Diperiksa
PORTALKRIMINAL.ID -JAKARTA: Kuliti Policy (kebijakan) impor gula bermasalah dalam kurun waktu 2015 – 2023 di Kemendag, Mantan Deputi Bidang Usaha Industri Agro pada Kementerian BUMN WK diduga Wahyu Kuncoro dicecar.

Namun demikian, hingga usai diperiksa di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung belum seorang tersangka pun ditetapkan dan yang dicegah bepergian ke luar negeri.

Sesuai Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-273/MBU/11/2019 tanggal 18 November 2019, Wahyu yang menjabat sejak 2016 diangkat sebagai Wakil Dirut PT. Pegadaian (Persero).

Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana mengatakan pemeriksaan WK guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan.

“Semua dilakukan dalam rangkaian untuk membuat terang tindak pidana (temukan tersangka, Red), ” katanya, Rabu (6/12) malam.

Dalam keterangannya, Ketut tidak menjelaskan peran dan keterkaitan WK dalam sengkarut Impor Gula di Kemendag (Kementerian Perdagangan) sejak era Mendag Rachmad Gobel (Partai Nasdem) sampai era Zulkifli Hasan (PAN).

Juga, tidak disinggung tentang belum adanya pihak yang dicegah ke luar negeri. Hal ini berbanding terbalik dengan Skandal BTS 4G yang mencegah 25 orang 2 bulan sejak diterbitkan Sprindik (Surat Perintah Penyidikan). Impor Gula disidik awal Oktober.

KEMENDAG

Masih dalam upaya menguliti Policy Impor Gula, Kejagung kembali memeriksa Karo Hukum pada Setjen Kemendag SH diduga Sri Hariyati untuk kedua kalinya. Pertama kali diperiksa pada Senin (9/10).

“Seperti halnya WK, SH diperiksa untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan, ” ucap Ketut.

Hanya saja, tidak diungkap alasan SH harus diperiksa kembali dalam Skandal Impor Gula tersebut.

Pemeriksaan ini makin memperpanjang daftar Jajaran Kemendag diperiksa, seperti pengulangan saat Skandal Ekspor CPO (Migor) disidik dan menjerat Dirjen Daglu Indrasari Wisnu Wardhana sebagai tersangka.

Antara lain, WAR diduga Wara (bukan Warga, Red) Agustina Rukmini selaku Ketua Tim Barang Pertanian dan Peternakan Ditjen Impor.

Lainnya, Plt. Direktur Impor NE pada Senin (27/11), Direktur Impor Arif Sulistiyo pada Selasa (10/10). (ahi)