Penyidik Polda Metro Jaya Tetapkan Kekasih Tamara Tyasmara sebagai Tersangka Kematian Dante

PORTALKRIMINAL.ID РJAKARTA: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam menyampaikan bahwa Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap YA kekasih aktris Tamara Tyasmara atas meninggalnya Dante (6) di kolam renang, pada 27 Januari 2024 lalu.

“Penyidik telah menangkapan tersangka YA, terkait peristiwa meninggalnya anak Tamara Tyasmara,” ujar Kombes Pol Ade Syam melalui pesan singkat, Jumat (9/2/2024).

Lanjut Ade Syam, penyidik menangkap tersangka di rumahnya di daerah Pondok Kelapa.

“Tersangka dibawa ke Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, guna dilakukan pemeriksaan,” sambungnya.

Kasus ini bermula saat Tamara Tyasmara ingin mencari tahu penyebab atas kematian anaknya Dante di kolam renang umum di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Sebelumnya, Tamara menitipkan anaknya kepada seseorang yang telah ia percaya. Orang itu juga disebut bukan pertama kali mendampingi Dante berenang.

Namun, kemudian Dante muntah-muntah dan akhirnya dibawa ke rumah sakit terdekat. Dante sudah dinyatakan meninggal setelah di rumah sakit dan Tamara awalnya tak memilih untuk autopsi kepada anaknya, sehingga Dante telah dikubur.

Kemudian Tamara merasakan ada yang janggal atas kematian anaknya. Perasaan itu yang kemudian membuat Tamara pada akhirnya setuju autopsi atas Dante.

Semua berubah ketika proses hukum dimulai pada 6 Februari 2024. Tim forensik RS Polri melakukan ekshumasi dengan mengeluarkan jenazah Dante dan dilanjutkan autopsi. Pihak keluarga turut hadir menyaksikan hal itu.

Awalnya kekasih Tamara Tyasmara menjadi saksi dari kejadian meninggalnya Dante yang berada di lokasi saat kejadian.

Tersangka YA ditangkap berdasarkan bukti yang cukup setelah sebelumnya dilakukan gelar perkara penetapan tersangka.

“Dugaan terjadinya tindak pidana setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak dan atau tindak pidana pembunuhan dengan berencana dan atau tindak pidana pembunuhan dan atau tindak pidana barang siapa karena kesalahannya/kealpaannya menyebabkan orang lain mati,” tambahnya.

Tersangka dijerat Pasal 76C Jo Pasal 80 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 359 KUHP. (Amin)