Korban Begal Diinjak dan Diseret Hingga Pingsan di Neglasari, Kapolres : Pelaku Sudah Ditangkap 

PORTALKRIMINAL.ID- TANGERANG: Dua sejoli dibegal kawanan penjahat saat mereka berduaan di sepeda motor di daerah Selapajang, Neglasari, Kota  Tangerang. Pelaku marah minta kunci motor tapi dikasih handphone lalu korban dipukul, diinjak dan diseret hingga pingsan. 

Kapolres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, peristiwa curas ini terjadi Sabtu malam, 16 Desember 2023 lalu di sebuah warung di Pondok Kos RT 02 RW 05  Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari. Namun kedua begal tersebut kini sudah ditahan.

Dalam keterangan rilisnya, Kamis (29/2/2024), kapolres menuturkan kedua pelaku melakukan tindak pencurian dengan kekerasan pada pasangan muda- mudi berinisial PJR dan R saat sedang duduk diatas sepeda motor.

Dijelaskan lebih lanjut, saat  itu kedua sejoli tersebut dihampiri kawanan begal yang membawa senjata tajam jenis celurit. “Pelaku meminta handphone dan kunci motor milik korban. Namun oleh korban dikasih handphone. 

“Karena tidak dikasih kunci motor para pelaku marah, salah satunya membacok pemuda PJR hingga mengenai punggung belakang dan lengan kiri,” kata Zain.

Tak hanya itu saja, sambungnya, pelaku juga memukul kening korban menggunakan benda tumpul, lalu menginjak dan menyeret korban hingga mengalami luka dan pingsan tidak sadarkan diri. Barulah setelah sadarkan diri, pemuda itu diantar kekasihnya melapor ke Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang Kota.

“Dari hasil penyelidikan dan keterangan korban serta saksi-saksi di TKP, diketahui pelaku curas ini berinisial A alias Betok dan dilakukan pengejaran,” ujar kapolres. 

Menurut  alumni Akpol 1997 itu, pelaku Betok akhirnya ditangkap Unit Reskrim Polsek Neglasari di daerah Perum. Kepada petugas, tersangka Betok mengaku melakukan aksinya bersama Z yang telah ditangkap lebih dulu oleh anggota Unit Ranmor Polres Metro Tangerang Kota,  dalam kasus dan lokasi berbeda.

Kapolres mengatakan, kedua pelaku dikenakan pasal tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHPidana. “Mereka (kedua pelaku) diancam maksimal 9 tahun hukuman penjara,” tambahnya lagi. (Warto)