JAKARTA – Dua pelaku pelecehan payudara di Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, ditangkap warga, Selasa (13/1/2026) sore.
Dalam video, kedua pelaku terlihat menutupi wajahnya saat diinterogasi oleh warga. Ia dibawa ke teras rumah salah satu warga dan dikerumuni dihajar warga hingga babak belur.
Video lainnya juga menunjukkan motor yang digunakan oleh pelaku, serta pelat nomor sengaja dicopot untuk menghindari identifikasi kendaraan.
Ketua RT 09 RW 03 Meruya Selatan, Pijai Sapudin, menyebut kedua pelaku ditangkap warga saat melintasi lokasi kejadian menggunakan sepeda motor sekitar pukul 16.00 WIB.
“Iya sudah, sudah (ditangkap). Sudah diserahkan ke Polsek (Kembangan),” ujar Pijai saat dikonfirmasi, Selasa.
Pijai mengungkapkan, penangkapan bermula ketika warga mengenali wajah pelaku yang viral dari rekaman CCTV. Pelaku ternyata merupakan seorang pemuda yang juga tinggal di wilayah Meruya Selatan.
Saat itu, pelaku sedang berkendara melintas di jalan dan langsung diberhentikan oleh warga yang mengenali ciri-ciri mereka. “Ada yang kenal, diberhentikan pas lagi lewat, orang sini juga ternyata, masih Meruya Selatan juga tinggalnya,” kata Pijai.
Menurut Pijai, rekaman CCTV yang beredar sebelumnya memang memperlihatkan wajah pelaku dengan sangat jelas sehingga memudahkan identifikasi.
“Sama warga (ditangkapnya). Karena kan mukanya sudah menyebar kan. Di tempat saya tuh sudah telak dia kena tuh mukanya, dikenalin di mana-mana,” lanjutnya.
Warga yang geram dengan aksi pelaku sempat meluapkan emosinya sebelum polisi tiba di lokasi. Pijai menyebut pelaku sempat diamuk warga yang menginterogasi.
“Sempat ada ‘salam olahraga’ dari warga sebagian tadi, kena di kepalanya,” ungkap Pijai.
Ia mengatakan kekesalan warga memuncak mengingat aksi pelaku menyasar anak di bawah umur.
“Waduh, bukan main itu kesalnya warga sama dia, emosi semua,” ucapnya.
Setelah diamankan warga, pihak RT menunggu kedatangan aparat kepolisian untuk menghindari amukan massa yang lebih parah.
“Sempat nunggu polisi dulu kan datang. Setelah nunggu polisi baru dibawa ke Polsek. Jadi polisi yang jemput,” jelas Pijai.
Sebelumnya diberitakan, aksi pelecehan payudara menyasar anak di Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat pada Senin (12/1/2026).
Dalam video yang diterima wartawan, aksi bejat dua orang pelaku yang mengendarai motor itu berhasil terekam kamera cctv setempat.
Pelaku ternyata sudah melancarkan aksinya sebanyak dua kali dalam pekan yang sama. Aksi pertama terjadi pada Kamis (8/1/2026) pukul 11.14 WIB dengan korban yang tengah mengendarai sepeda.
Sementara aksi kedua terjadi pada Senin (12/1/2026) pukul 14.53 WIB dengan menyasar seorang siswi SMP yang berjalan kaki.
Aksi pelaku menimbulkan trauma mendalam bagi para korban hingga sempat tidak berani melapor karena takut.
“Warga saya orang ngontrak, pulang sekolah anaknya nangis, tadinya enggak mau cerita mungkin malu. Baru cerita hari ini pas ditanya orang tuanya,” tutur Pijai. (Ralian)












