Lagi-lagi Pemegang Saham Evercross Dicecar: Indikasi Vendor Laptop Chromebook Bakal Berubah Status?

Baru Menteri dan Pembuat Kebijakan
PORTALKRIMINAL.ID – JAKARTA: Lagi-lagi SWP selaku Pemegang Saham PT. Evercross Technology Indonesia (ETI) diperiksa guna jerat Vendor penggadaan laptop Chromebook.

Namun, sampai pemeriksaan usai di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung tidak ada perubahan status dan juga tidak dicegah bepergian ke luar negeri.

Dalam catatan, SWP sudah diperiksa dua kali sebelum ini tapi dalam kapasitas Direktur PT. ETI pada Senin (11/8) dan Selasa (5/8).

Kapuspenkum Anang Supriatna enggan menanggapi berulangnya SWP diperiksa dalam perkara Program Digitalisasi Pendidikan di Kemdikbudristek.

“SWP diperiksa guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan sekaligus untuk membuat terang tindak pidana, ” katanya, Kamis (16/10) malam.

Dalam keterangannya, tidak dijelaskan alasan SWP terus berulang diperiksa dan belum adanya pengurus Vendor yang dijerat serta upaya menjadikan Vendor sebagai tersangka korporasi.

Langkah itu, dimaksudkan guna memaksimalkan pengembalian kerugian negara yang mencapai Rp 1, 9 triliun.

Sejak disidik 20 Mei 2025 sesuai Sprindik nomor: 38/F.2/Fd.2/05/ 2025 baru 5 tersangka ditetapkan, yakni Mantan Mendikbudristek, Staf Ahli, Konsultan Teknologi dan 2 Pejabat Kemdikbudristek.

ALAT BUKTI

Lalu, kapan para Vendor dimintai pertanggung jawaban hukum ?

“Semua berproses. Jika Abang ikuti para Vendor telah, tengah dan akan diperiksa, ” aku sebuah sumber terpisah.

Tentang belum adanya yang dijadikan tersangka, menurut dia kembali kepada fakta hukum alias alat bukti.

“Ini sudah menjadi ukuran bagi kita dalam merubah status seseorang, ” tegasnya.

Dia sarankan untuk ikuti perkembangan penyidikan. “Ikuti terus Bang. Kita kerja profesional. Artinya, kita kerja berdasarkan fakta hukum bukan asumsi, ” akhiri sumber tersebut.

BERULANG

Pemeriksaan terhadap SWP menambah deretan Pengurus PT. ETI yang telah diperiksa.

Diantaranya, IWT (Product Manager PT. ETI tahun 2021) pada Selasa (1/7).

Dari catatan, Vendor lain yang sudah diperiksa, Direktur Operasional PT. Zyrexindo Mandiri Buana (ZMB) Antoni pada Kamis (19/6) dan Selasa (5/8). Dirut ZMB Timothy Siddik juga telah ikut diperiksa.

Lainnya, HT diduga Husin Tjandera (Direktur Marketing PT ECS Indo Jaya yang bergerak pada distributor produk dan layanan teknologi informasi (TI).

Lalu, RS selaku Direktur PT. Synnex Metrodata Indonesia (SMI) tahun 2020. Anak usaha PT. Metrodata Electronics ini adalah distributor produk teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Seterusnya, Dirut PT. Tera Data Indonusa (TDI) inisial MS, bergerak bidang manufaktur dan perdagangan komputer dan suka cadang komputer. Produk TDI
bermerek Axioo untuk jenis komputer, laptop, tablet Dll. Lalu, Vidipro untuk RAM, Memori, Flash Drive dan Penyimpanan.

Terakhir, RS (Manager Pemasaran PT. Acer Indonesia tahun 2020 yang memproduksi Laptop Acer dan STD (General Manager PT Tixpro Informatika Megah tahun 2020).(ahi)