PORTALKRIMINAL.ID-TANGERANG:
Pendaftaran bakal calon (Bacalon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang pada Pilkada Serentak 2024 dilaksanakan Kamis (29/8/2024). Untuk pengamanan Polres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya, mensiagakan 530 personel gabungan.
Kepada wartawan, usai apel pengamanan di Alun alun Ahmad Yani, Tangerang, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, kegiatan apel dilakukan untuk kesiapan pasukan selama pendaftaran pasangan calon yang akan mengikuti kontestasi Pilkada serentak.
“Kita mensiagakan 530 personel gabungan, dari Polri 350 personel, TNI 30 personel, Satpol PP 90 personel, Dishub 40 personel dan Damkar 15 personel,” jelas kapolres dengan menyebutkan dari 350 polisi, 30 TNI, 90 Satpol PP, 40 Dishub dan 15 petugas Damkar termasuk pengamanan dalam oleh KPU Kota Tangerang.
Diterangkan kapolres, berdasarkan
informasi terdapat 3 pasangan calon ( paslon) mendaftarkan diri ke kantor KPU Kota Tangerang, masing- masing pasangan bacalon Walikota dan Wakil Walikota Ahmad Amrullah – Boni Mufizar, Sachrudin- Maryono, Faldo Maldini – Fadlin Akbar.
Kapolres mengimbau kepada semua pendukung dan tim sukses yang mendampingi ke KPU, bergerak dari lokasi titik kumpul untuk menjaga keselamatannya berlalu lintas pakai helm bagi yang menggunakan sepeda motor serta tidak menggunakan knalpot brong. “Mari kita menjaga ketertiban dan keamanan, jangan terjadi gesekan dengan massa pendukung lain,” katanya.
Zain meminta jika ada hal-hal yang kurang pas agar diselesaikan baik-baik. Polri berharap pelaksanaan pendaftaran seluruh calon berjalan aman, tertib dan lancar.
Sementara, salain pengamanan kantor KPU, beberapa personel gabungan yang telah disiapkan akan memfokuskan pada dua lokasi titik kumpul yakni Jalan TMP Taruna dan Stadion Benteng Rebon, Kota Tangerang.
“Kita akan siagakan pengamanan secara ketat di area kantor KPU Kota Tangerang. Untuk yang memasuki kantor KPU kita akan lakukan pembatasan. Bagi para pendamping hanya 70 orang yang boleh masuk area. Sedangkan yang masuk ke ruang pendaftaran hanya 20 orang,” tambah kapolres mengakhiri keterangannya. (Warto)












