Kendaraan Tempur Masuk Kejagung: Isyarat, Ganggu Kejaksaan, Kami Siap Hadapi!

Febrie Tampil Seperti Biasanya
PORTALKRIMINAL.ID-JAKARTA: Di tengah kontroversi seputar penggeledahan kediaman Jampidsus Dr. Febrie Adriansyah, Kejaksaan Agung kedatangan dua panser jenis TNI.

Kapuspenkum Anang Supriatna mengingatkan kedatangan kendaraan yang digunakan untuk tempur itu datang untuk mengamankan kantor Satgas PKH (dimana Febrie duduk sebagai Ketua Satgas Pelaksana, Red).

Kedatangan kendaraan taktis itu tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025 tentang Perlindungan Negara Terhadap Jaksa Dalam Melaksanakan Tugas dan Fungsi Kejaksaan Republik Indonesia.

“Jadi, ini (kedatangan kendaraan taktis, Red) tidak terkait dengan isu penggeledahan yang terjadi di kediaman Pak Jampidsus, ” tegas Anang, Selasa (5/8).

Kedua kendaraan itu diparkir persis di depan kantor Satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan) dimana Menhan Sjafrie Sjamsoeddin duduk sebagai Ketua Tim Pengarah.

KAMI SIAP HADAPI

Lepas dari statement Anang yang sebulan lalu dilantik sebagai Kapuspenkum menggantikan Harli Siregar, kehadiran kendaraan yang macho lagi sangar itu sulit dilepaskan dari kejadian yang menimpa Febrie.

“Ini seakan jawaban atas peristiwa itu. Kami datang. Kami siap melindungi Kejaksaan, ” komentari Pegiat Anti Korupsi Iqbal D. Hutapea, Rabu (6/8).

Dalam artian secara tidak langsung, lanjut Iqbal kehadiran panser sebagai sinyal kepada para pihak untuk tidak coba-coba menganggu dan atau menghalangi tugas Kejaksaan.

“Kami siap hadapi, ” ujarnya mencoba menangkap pesan dibalik kehadiran panser tersebut.

Sepanjang pengamatan Portalkriminal. Id., ini adalah kali pertama kendaraan tempur masuk Kompleks Kejagung.

Peristiwa sebesar 1998 saat ratusan Mahasiswa Trisakti masuk halaman Kejagung untuk berdialog dengan Jaksa Agung Alm. Letjen TNI Purn Andi A. Ghalib tidak pernah ada panser masuk Kejaksaan.

Begitu juga, peristiwa 2024 tatkala ada dua kejadian Drone terbang dibatas Gedung Menara Kartika Adhyaksa dimana Jampidsus Dr. Febrie Adriansyah berkantor.

Lalu ?

“Kita positive thinking aja. Kehadiran kendaraan tempur itu guna mendukung kelancaran tugas Kejaksaan, ” pungkas Iqbal.

SEPERTI BIASA

Jampidsus Dr. Febrie Adriansyah sendiri sejak ditemui usai Sholat Jumat di Masjid Al Adli, Kompleks Kejagung sampai sekarang tidak ada ada perubahan sama sekali.

Hal tersebut nampak dari mimik dan aura. Nyaman dan tidak terusik oleh aneka calon koruptor dan cecunguk yang memback up koruptor dan calon koruptor.

Dia juga menjawab pertanyaan Portalkriminal. Id dengan lancar diiringi senyum dan guyonan.

Terkait pemasangan plang di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) SMB di Indragiri Hulu, Riau bagaimana Pak ?

“Beri waktu. Kita akan bawa ke rapat untuk dibicarakan dengan pihak terkait, ” jawab Febrie dengan rileks.

Dia lalu memasukin kendaraannya didampingi Sesjam Pidsus Andi Herman dan membuka kaca jendela sembari melambaikan tangan.(ahi)