Jawaban Atas Hujatan Berbayar !
PORTALKRIMINAL.ID- JAKARTA: Lampaui target penertiban kawasan hutan (PKH). Satgas PKH tidak hanya mampu menjawab permintaan Presiden, tapi sekaligus mengembalikan
fungsi hutan dari para pengusaha nakal.
“Nilai tambah ini membuat Satgas PKH tidak hanya patut diapresiasi, namun juga patut diberikan penghargaan, ” komentari Mantan Presiden DPP KAI periode 2019 – 2024, Selasa (19/8).
Bagi Ketua Pelaksana Satgas PKH Dr. Febrie Adriansyah pencapaian ini bisa dibilang Brace karena saat bersamaan mampu mengungkap Skandal Timah dan Skandal Tata Kelola Minyak Mentah.
“Kita tidak bermaksud mengkultus Pak Febrie dan itu memang bukan tipe saya memuji lalu berharap imbalan, namun saya harus akui prestasinya cukup fenomenal, ” aku Erman.
Dalam sejarah penegakan hukum sejak Republik berdiri 80 tahun lalu baru kali ini ada dalam satu masa, jaksa agung muda (JAM) mampu melaksanakan tugas sebagai JAM dan tugas negara secara bersamaan dengan baik.
Dari catatan, pada era Orba diungkap perkara pembobolan Bank Bapindo Rp 1, 3 triliun oleh Eddy Tanzil, era Reformasi periode Jampidsus M. Adi Toegarisman diungkap Skandal Jiwasraya.
Era Jampidsus Ali Mukartono yakni Skandal Asabri, perkara LPEI, Waskita Karya dan Adhi Karya serta Graha Telkom Sigma.
Era Febrie Adriansyah sejak Januari 2022, Skandal Satelit, Garuda, Tambang Timah Ilegal yang merugikan negara Rp 300 triliun dan Tata Kelola Minyak Mentah Rp 285 triliun.
Lalu, Impor Gula, Perkebunan Duta Palma Group, CPO Wilmar Group Dkk.
Era Jampidsus Febrie juga Hakim, Advokat, Buzzer dan Wartawan dijadikan tersangka terkait Obstruction Justice perkara impor gula, CPO dan timah.
JAWABAN
Satgas PKH yang dibentuk berdasarkan Perpes Nomor 5 Tahun 2025 dan ditandatangi Presiden Prabowo Subianto, pada 21 Januari targetkan kawasan hutan yang ditertibkan seluas 3 juta hektar, sajak Februari -Agustus.
Prabowo Subianto mengutarakan pencapaian itu dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR, Jumat (15/8). Bahkan lebih target menjadi 3, 1 juta hektar.
Belakangan terungkap, pada 15 Agustus bersamaan dengan Pidato Kenegaraan Satgas PKH tertibkan lagi kawasan hutan seluas 2. 429, 45 hektar di kawasan hutan Sultra dari penguasaan PT. Sampe Wali. Sehingga total pencapaian sejak Februari menjadi 3, 2 juta hektar !
“Prestasi ini pula jawaban tepat atas kritikan dan tepatnya hujatan berbayar mengutip pengakuan tersangka perintangan penyidikan Marcela Santoso belum lama ini, ” tegas Erman yang kini ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penasehat DPP KAI periode 2024 – 2029.
Ketegasan sikap Febrie, pria berdarah Lahat, Sumsel yang dilahirkan 57 tahun itu menjadi sebab dirinya dikuntit oknum Densus 88 sejak 2024 sampai Juli 2025.
“Sudah resiko Om Ahi. Saya kembalikan ke Atas, ” jawabnya yang setiap Kamis Malam mengadakan Yasinan di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jumat pekan lalu.
PENGHARGAAN
“Saya yakin Presiden sudah tahu penghargaan apa yang patut diberikan kepada Satgas PKH, ” saat menjawab reward yang tepat buat Febrie Dkk.
Erman berharap penghargaan itu tidak jauh dari tugasnya sebagai pembongkar kasus korupsi.
“Sekarang ini moment paling bagus ketika Kejaksaan memasuki Era Keemasan dan menjadi pintu masuk menuju Indonesia Emas 2045, seperti dicanangkan Bapak Prabowo, ” akhir perbincangan dengan Portalkriminal. Id.
Bagi Jajaran Pidsus alias Gedung Bundar, Febrie diibaratkan seperti Alm Martinus Manoi (terakhir Direktur Penuntutan) dan Arnold Angkouw (terakhir, Sesjampidsus) yang disebut di kalangan internal sebagai Profesor dalam penanganan kasus korupsi.
“Jadi, siapapun Direktur Penyidikan-nya selama Bapak jabat Jampidsus, aneka Mega Skandal Korupsi akan terus dibongkar, ” seorang petinggi Kejaksaan menggambarkan sosok Alumni FH – Universitas Jambi tersebut.(ahi)












