Kejar Keterlibatan Vendor Laptop Chromebook, Dirut Tera Data Indonusa Michael Sugiarto Diperiksa

Kemdikbud Ristek

JAKARTA: Kejar keterlibatan para Vendor perkara Penggadaan Laptop Chromebook, Dirut PT. Tera Data Indonesia (TDI) MS diduga Michael Sugiarto diperiksa.

Pemeriksaan ini menambah daftar Vendor yang diperiksa oleh Kejaksaan Agung, namun sejauh ini belum ada seorang pun berubah status atau korporasi dijadikan tersangka.

Secara terpisah, 2 Inspektur pada Kemdikbud Ristek ikut diperiksa. Sampai ditetapkan 5 tersangka, para Inspektur lolos jerat hukum. Lalu apa yang mereka lakukan selama praktik koruptif dalan proyek Digitalisasi Pendidikan dalam kurun waktu 2019 – 2022.

Kapuspenkum Anang Supriatna enggan bicara banyak. Dia hanya mengatakan mereka diperiksa guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan.

“Semua dalam rangka membuat terang tindak pidana (temukan tersangka lain, Red), ” katanya, Senin (29/9) malam.

Para Inspektur uang diperiksa, terdiri GH (Auditor Ahly Madya Inspektorat Investigasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi) dan SBT (Inspektur II Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud Ristek).

Sampai pemeriksaan selesai, tidak seorang pun dari mereka dilakukan pencegahan bepergian ke luar negeri. Mereka pun pun pulang melenggang.

NASIB VENDOR

Sejak disidik Mei 2025, Kejagung fokus pada aktor intelektual tapi setelah Mendikbud Ristek Nadiem A. Makarim, dua staf khusus- nya dan dua pejabat Kemdikbud Ristek ditetapkan tersangka, penyidikan stagnan ?

Nadiem A Makarim sendiri dibantar paska operasi. Anang membenarkan, Senin (29/9). Bantar artinya ditangguhkan penahanan Rutan dan itu tidak dihitung sebagai masa penahanan, bila kemudian terbukti bersalah dan dihukum sekian tahun.

Sejumlah Vendor sudah dan akan terus diperiksa, tapi sejauh ini berkutat pemeriksaan saksi tanpa ujung ?

“Wajar saja ada pertanyaan seperti itu, tapi kita terus bekerja Bang. Berubah status atau tidak. Fakta hukum alias alat bukti sebagai parameter, ” tanggapi sebuah sumber secara terpisah.

Dia minta bersabar, karena Tim terus bekerja dan mengumpulkan alat bukti. “Pada akhirnya, kita akan tentukan sikap setelah semua alat bukti terkumpul dan dilakukan gelar perkara, ” akhirinya.

Sebelum ini, para Vendor yang telah diperiksa antara lain Dirut PT. Zyrexindo Mandiri Buana (ZMB) TS diduga Timothy Siddik yang sudah 2 kali diperiksa, pada Rabu (6/8) dan Selasa (16/9). Direktur Operasional ZMB tahun 2012 Ant diduga Antoni.

Sementara Vendor lain yang sudah diperiksa adalah SDS selaku Head of Manufacturing PT. Acer Manufacturing Indonesia (AMI) pada Selasa (16/9).

Tera Data Indonusa adalah salah satu perusahaan berbasis ICT (Information and Communication Technologies).

Produknya, seperti Axioo (Damrtphine, Tablet dan Notebook). Lalu, Vidipro (Powerbank Flashdisk dan Memory).

INSPEKTUR

Sementara itu nasib para Inspektur pada Itjen Kemdikbud Ristek sampai saat i j belum terjamah. Padahal, patut diduga mereka mengetahui praktik koruptif yang berlangsung sejak 2019 – 2022.

“Pertanyaan menarik yang perlu dijawab tim penyidik. Dalam artian apa yang dilakukan mereka dalam kurun waktu itu dan apa yang dilakukan, ” komentari Pegiat Anti Korupsi Iqbal D. Hutapea, Selasa (30/9).

Menurut Iqbal yang juga Ketua Tim Advokasi Patriot Indonesia (TAPI) para Inspektur ini tidak bisa lepas tangan dan penyidik harus ungkap semuanya agar Publik tahu.

“Semua ini perlu dilakukan agar jangan sampai pihak-pihak yang bertanggung jawab lolos dari jerat hukum, ” pungkas Iqbal.(ahi)